RS Bhayangkara Semarang Terima 4 Ventilator Dari Mabes Polri
adminpolri
Minggu, 28 Juni 2020 - 08:36 WIB
RS Bhayangkara Semarang Terima 4 Ventilator Dari Mabes Polri

Tribratanews.polri.go.id. – Semarang. Rumah Sakit Bhayangkara Semarang menjadi satu dari beberapa rumah sakit rujukan, untuk penanganan pasien COVID-19 di wilayah Jawa Tengah. Sebagai upaya mengoptimalkan penanganan COVID-19, RS Bhayangkara mendapat bantuan empat alat ventilator dari Mabes Polri.  

Kapolda Jateng, Irjen Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S. St., M.K., menyampaikan bahwa, RS Bhayangkara memang telah menyiapkan satu lantai khusus, untuk penanganan pasien COVID-19 di wilayah Jateng membantu rumah sakit rujukan lainnya. Setidaknya ada 36 kamar isolasi yang tersedia, untuk menangan pasien dalam pengawasan (PDP).  

Selain itu, Kapolda Jateng juga menambahkan, dengan bantuan empat ventilator itu diharapkan bisa mengoptimalkan penanganan pasien COVID-19.  

“Polri, khususnya RS Bhayangkara Awaluddin Semarang akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Ini adalah salah satu rumah sakit Polri, yang menjadi rujukan dari rumah sakit penanganan COVID-19,” terang Kapolda Jateng.  

Sementara itu, Kapusdokkes Mabes Polri, Brigjen Pol. Dr. dr. Rusdianto, M.M., M.S., DFM., juga menambahkan, seluruh rumah sakit Polri yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia siap menangani pasien COVID-19. Seluruh RS Bhayangkara Polri yang tersebar di berbagai wilayah, saat ini sudah dilengkapi ventilator.  

“Kami yang dari Mabes Polri, berkomitmen untuk mendukung. Kami berikan empat unit ventilator, untuk mendukung kegiatan penanganan COVID-19. Kita harapkan bisa mengoptimalkan kegiatan pelayanan kepada masyarakat umum, maupun anggota Polri,” jelas Kapusdokkes Mabes Polri.  

Lebih lanjut Kapusdokkes Mabes Polri menjelaskan, selain bantuan ventilator kepada sejumlah RS Bhayangkara juga akan disusul alat PCR test. Saat ini, baru ada lima RS Bhayangkara yang telah menerima bantuan alat PCR test.  

(wm/bq/hy)

0 KOMENTAR
Silahkan Login untuk memberikan komentar