Densus 88 AT Terus Lakukan Antisipasi Terorisme, Total 99 Terduga Teroris Diamankan
(rz/bq/hy)
Sabtu, 01 Mei 2021 - 12:52 WIB
Densus 88 AT Terus Lakukan Antisipasi Terorisme, Total 99 Terduga Teroris Diamankan

Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Penanganan terorisme di Indonesia akan terus menjadi salah satu fokus perhatian Polri dalam menjaga situasi kamtibmas di Indonesia. Satu demi satu terduga terorisme berhasil diamankan dari hasil pengembangan kasus yang ada.

Dalam keterangan yang disampaikan Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Dr. H. Ahmad Ramadhan, S.H., M.H., M.Si., disebutkan total sebanyak 99 orang telah diamankan sampai saat ini pasca ledakan Gereja Katerdal di Makassar pada tanggal 28 Maret 2021 lalu, Densus 88 AT Polri terus melakukan kegiatan tindakan Kepolisian dalam rangka mencegah aksi terorisme di tanah air.

“Kemarin pada tanggal 29 April 2021 sejak siang hingga malam Densus 88 AT Polri berhasil mengamankan 11 terduga teroris kelompok JAD di Makassar. Ini merupakan jaringan yang sama yaitu dari Kelompok Vila Mutiara yang kemudian aktif di JAD yang berafiliasi dengan jaringan terorisme ISIS,” ungkap Kabag Penum Divhumas Polri.

“Mereka adalah para tersangka teroris yang memiliki keterkaitan dengan peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. Hingga saat ini secara global Densus 88 AT Polri telah melakukan penahanan terhadap 55 teroris Makassar yang terdiri dari 48 laki-laki dan 7 perempuan,” lanjut Kabag Penum Divhumas Polri.

Dari data tersebut, total secara keseluruhan yang telah diamankan pasca ledakan Gereja Katerdal di Makassar sampai saat ini oleh Polri sebanyak 99 orang dengan rincian diantaranya :

1. Wilayah NTB sebanyak 5 teroris;
2. Wilayah Jakarta sebanyak 12 teroris;
3. Wilayah Makassar sebanyak 55 teroris;
4. Wilayah Jatim sebanyak 5 teroris;
5. Wilayah Jabar sebanyak 6 teroris;
6. Wilayah Jateng sebanyak 6 teroris;
7. Wilayah Bekasi sebanyak 1 teroris;
8. Wilayah Yogyakarta sebanyak 9 teroris.

0 KOMENTAR
Simpan nama, email, dan situs web pada browser ini untuk komentar berikutnya.