Dirbinmas Polda Banten Ajak Penyuluh Agama Sebagai Garda Terdepan Tangkal Paham Radikalisme
(fb/bq/hy)
Kamis, 22 April 2021 - 11:55 WIB
Dirbinmas Polda Banten Ajak Penyuluh Agama Sebagai Garda Terdepan Tangkal Paham Radikalisme

Tribratanews.polri.go.id - Serang. Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi, S.H., M.Si., menjadi narasumber di acara Konsultasi Penyuluh Agama Kristen Non PNS pada tahun 2021. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Bimas Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten di Hotel Puri Kayana, Kota Serang.

Adapun dalam kegiatan tersebut, Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Riki Yanuarfi, S.H., M.Si., membahas terkait peran Kepolisian dalam upaya memberdayakan penyuluh agama sebagai garda terdepan menangkal paham radikalisme. Dirbinmas Polda Banten mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan wawasan kepada penyuluh agama Kristen Non PNS agar terhindar dari paham radikalisme.

“Hari ini saya baru saja menjadi narasumber dalam acara Konsultasi Penyuluh Agama Kristen Non PNS pada tahun 2021 yang di selenggarakan oleh Bimas Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten. Dimana dalam kegiatan ini saya memberikan wawasan kepada seluruh peserta Penyuluh Agama Kristen Non PNS pada Bimas Kristen Provinsi Banten terkait upaya pencegahan tindak pidana terorisme,” jelas Dirbinmas Polda Banten.

Dirbinmas Polda Banten juga menambahkan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada seluruh peserta dalam mencegah pemahaman radikalisme dan berharap melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan nilai toleransi antar umat beragama.

“Dan melalui kegiatan ini diharapkan para peserta memiliki pengetahuan dalam mengindikasi terhadap orang atau individu yang memiliki paham radikalisme. Serta juga dapat membimbing individu yang berada di sekitar kita tentang pemahaman radikal, sehingga dapat mencegah pemahaman radikalisme di tengah masyarakat. Saya berharap melalui kegiatan ini dapat mempersatukan perbedaan dari setiap individu menjadi satu persamaan di kedua invidu. atau lebih tepatnya hidup bertoleransi terhadap semua individu maupun beragama, sehingga dapat menekan bahkan menghilangkan paham radikalisme di Indonesia. Serta dapat meng-Uwongke atau dapat memanusiakan orang yang sudah bersih dari paham radikal terorisme,” pungkas Dirbinmas Polda Banten.

0 KOMENTAR
Simpan nama, email, dan situs web pada browser ini untuk komentar berikutnya.