Polda Sulsel Pantau Akun Penyebar Hoaks Bencana di Medsos
(ym/bq/hy)
Jum'at, 12 Maret 2021 - 10:44 WIB
Polda Sulsel Pantau Akun Penyebar Hoaks Bencana di Medsos

Tribratanews.polri.go.idMakassar. Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan mengaktifkan patroli siber untuk memantau aktivitas akun-akun media sosial penyebaran hoaks suatu pemberitaan . Tindakan ini direspon jajaran kepolisian terkait maraknya aduan masyarakat soal hoaks soal bencana alam di Sulsel beberapa hari terakhir.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol. E. Zulpan menjelaskan akun yang menyebar hoaks akan ditegur lebih dulu sebagai langkah yang persuasif.

"Kalau dia tidak meminta maaf dan meluruskan informasinya menjadi benar, kita teruskan ke Krimsus untuk ditindak secara pidana," terang Kombes Pol. E. Zulpan, Kamis malam (11/03/21).

Kabid Humas Polda Sulsel mengatakan petugas kepolisian yang menerima laporan soal informasi hoaks seputar bencana alam yang beredar di medsos. Antara lain rekaman video banjir hingga tanah longsor yang seolah terjadi di Sulsel pekan ini. Padahal, peristiwa dalam video yang sudah tersebar itu sudah lama terjadi di luar Sulsel.

Polisi menduga pelaku dengan sengaja menyebar informasi tidak benar agar masyarakat terprovokasi dan panik. Apalagi belakangan Sulsel diguyur hujan lebat selama beberapa hari.

"Ada yang bilang di Malino lah, di mana, tapi itu tidak benar dan sumbernya tidak dapat dipertanggungjawabkan," tutur Perwira Menengah Polda Sulsel.

Kombes Pol. E. Zulpan membeberkan petugas belum menemukan akun yang sengaja menyebarkan informasi hoaks soal bencana. Yang ditemukan adalah warganet meneruskan informasi yang belum diketahui kebenarannya. Karena itu, masyarakat diimbau agar bijak dalam menggunakan media sosial.

"Apalagi kalau informasi itu belum dilansir dari pemangku kepentingan, dari instansi terkait, pemerintah," tegas Kabid Humas Polda Sulsel.

Kombes Pol. E. Zulpan mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar mencari tahu kebenaran informasi seputar bencana dari sumber yang berkompeten. Misalnya otoritas terkait, seperti BPBD, tim SAR, TNI-Polri, hingga pejabat daerah setempat.

0 KOMENTAR
Simpan nama, email, dan situs web pada browser ini untuk komentar berikutnya.