Menteri Pariwisata dan Kapolri Bahas Persiapan Kegiatan di 5 Destinasi Wisata Super Prioritas
(fb/bq/hy)
Kamis, 25 Februari 2021 - 14:15 WIB
Menteri Pariwisata dan Kapolri Bahas Persiapan Kegiatan di 5 Destinasi Wisata Super Prioritas

Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bertemu dengan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. di Gedung Tribrata Mabes Polri. Menteri Pariwisata membahas soal persiapan kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif di lima destinasi super prioritas Indonesia sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

Lima destinasi super prioritas itu ialah Danau Toba, Likupang, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo. Terdapat sekitar 34 juta masyarakat yang menggantungkan hidup di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Karena itu, secara khusus di destinasi super prioritas, Kemenparekraf berupaya mengembangkan infrastruktur, produk-produk kreatif, hingga merencanakan aktivitas atau kegiatan sepanjang tahun.

"Dalam bingkai protokol kesehatan yang ketat dan displin, dengan sertifikasi CHSE (cleanliness, health, safety, and environmental sustainability), kita bisa memulai sesuai dengan koordinasi saya dengan Kapolri dan Menkes adalah events yang terkurasi dengan baik dan mengacu pada protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," jelas Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dalam kesempatan yang sama Kapolri juga mengatakan, penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin mutlak dilakukan di destinasi-destinasi wisata. Menurut Kapolri keamanan saat ini merupakan faktor penting untuk mengenalkan destinasi wisata ke publik. Saat ini Polri telah menerjunkan tim-tim ke sejumlah destinasi wisata, termasuk DI Yogyakarta dan Bali.

Berdasarkan pemantauan, pelaksanaan protokol kesehatan di lokasi wisata terbilang baik. Terkait kegiatan di destinasi wisata super prioritas, Sigit mengatakan Polri akan memastikan pelaksanaan protokol kesehatan secara ketat. Dengan begitu, harapannya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif juga bisa segera bangkit.

"Memang untuk bisa memperkenalkan kepada masyarakat, baik dalam negeri maupun luar, bahwa tempat pariwisata kita aman salah satunya dengan mengecek bagaimana pelaksanaan penegakan aturan kesehatan yang jadi standar kita bersama. Tentu ini tugas kami mengawal program Kemenparekraf sehingga event-event baik nasional maupun internasional dan kunjungan ke destinasi tersebut segera bisa dilaksanakan. Dimulai dari domestik baru mancanegara," pungkas Kapolri.

0 KOMENTAR
Simpan nama, email, dan situs web pada browser ini untuk komentar berikutnya.