Polda Jateng Lakukan Vaksinasi 200 Anggota
(fb/bq/hy)
Selasa, 23 Februari 2021 - 14:06 WIB
Polda Jateng Lakukan Vaksinasi 200 Anggota

Tribratanews.polri.go.id - Semarang. Sebanyak 200 anggota Polda Jawa Tengah mengikuti vaksinasi tahap pertama gelombang kedua di Gedung Borobudur. Selain pejabat utama, pelaksanaan vaksin juga diberikan kepada anggota Polri yang bertugas di lapangan.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan pihaknya juga secara serentak menggelar vaksinasi kepada seluruh anggota, dalam tahap pertama gelombang kedua kategori pelayan publik. Selain pejabat utama di lingkungan Polda Jateng, vaksinasi juga diberikan kepada anggota Polri yang bertugas di lapangan.

Kabid Humas Polda Jateng menjelaskan, sebelumnya anggota Polri yang masuk kategori tenaga kesehatan sudah mendapatkan vaksinasi tahap pertama. Untuk saat ini, diperuntukkan bagi anggota Polri lainnya yang memang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pelaksanaan vaksinasi untuk kategori pelayan publik berjalan lancar dan tidak terjadi efek sampingnya.

Bagi masyarakat umum juga diharapkan bisa mendukung pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan pemerintah. Sebab, hal itu juga sebagai upaya untuk memerangi pandemi COVID-19. Sementara itu salah satu pedagang makanan di Pasar Wonodri, Yanuri Eka Ningsih mengaku senang mendapatkan vaksin gratis dari Pemprov Jateng. Dirinya menjadi perwakilan dari para pedagang lainnya, untuk mendapatkan vaksin di gelombang kedua.

“Di tahap kedua kita ini kepada anggota Polri dan ini pun juga kita mendapatkan hanya 200 vaksin untuk tahap yang pertama. Nanti setelah 14 hari itu ada vaksin yang kedua untuk 200 orang hari ini dilakukan, dilakukan mulai dari pejabat utama polda maupun beberapa anggota. Untuk anggota khusus yang bertugas bersentuhan langsung kepada masyarakat. Masyarakat jangan takut, karena sudah diuji. Vaksinnya juga sudah dinyatakan halal dari MUI,” pungkas Kabid Humas Polda Jateng.

0 KOMENTAR
Simpan nama, email, dan situs web pada browser ini untuk komentar berikutnya.