Polda NTT Terjunkan 841 Tracer dan Vaksinator
adminpolri
Jum'at, 12 Februari 2021 - 13:07 WIB
Polda NTT Terjunkan 841 Tracer dan Vaksinator

Polda NTT menyiapkan 841 tracer dan vaksinator guna mencegah penyebaran virus covid-19 di wilayauh NTT. Tracer terdiri dari anggota Bhabinkamtibmas di wilayah Polda dan Polres jajaran. Tracer ditugaskan melakukan deteksi dini dengan cara humanis menggugah kesadaran warga agar lingkungan tetap terjaga. Sementara vaksinator dari tenaga kesehatan yang membantu pemerintah mendukung program vaksinasi secara nasional dalam meredam meluasnya pandemi covid-19. Disela-sela melepas tracer dan vaksinator di Mapolda NTT, Kapolda NTT Irjen Pol Drs Lotharia Latif, SH MHUm juga mengecek kesiapan bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan sebagau tracer dan vaksinator covid-19, Kamis (11/2/2021). Kapolda meyakinkan kalau Polda NTT siap membantu pemerintah mendukung program vaksinasi. Kapolda NTT meminta Bhabinkamtibmas yang menjadi tracer dan tenaga kesehatan yang menjadi vaksinator agar melakukan pendekatan humanis dan persuasif, bukan yang menakutkan. “Bangkitkan optimisme karena covid bukan aib,” ujar Kapolda NTT. Masyarakat yang terpapar covid-19 juga digugah untuk lapor diri sehingga bisa dirawat. Kepada vaksinator, Kapolda NTT berharap agar memberikan panduan kepada pihak lain sebagai acuan. Selain itu seluruh angota Polda NTT diharapkan bisa menjadi tracer di lingkungan masing-masing. Kapolda NTT menyebutkan berdasarkan data, sampai dengan tanggal 10 Februari 2021, di Indonesia sebanyak 1.183.555 orang terkonfirmasi positif dan 32.167 orang meninggal dunia akibat Covid-19. Dampak di bidang ekonomi, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2020 mengalami kontraksi yang cukup dalam, yakni sempat turun -5,3 persen pada kuartal kedua, membaik menjadi -3,49 persen di kuartal ketiga, dan terus membaik menjadi -2,19 persen di kuartal keempat. Untuk mengatasi pandemi Covid 19 dengan segala dampaknya, seluruh komponen harus bahu membahu menerapkan disiplin ketat menjalankan protokol kesehatan di manapun dan kapanpun. “Optimisme masyarakat harus terus dijaga dengan keseriusan dan upaya pemerintah melakukan percepatan penanganan pandemi Covid-19,” tandasnya. Saat ini Indonesia telah memiliki 19,5 juta vaksin yang sudah didistribusikan ke dinas-dinas kesehatan provinsi maupun kabupaten/kota. Polri pun terus melakukan pengawalan dan pengamanan pendistribusian, penyimpanan, maupun saat vaksin diberikan kepada masyarakat.

0 KOMENTAR
Simpan nama, email, dan situs web pada browser ini untuk komentar berikutnya.