Polda NTT Amankan Seorang Pelajar terkait Penyebaran Berita Hoaks Terkait Covid-19
(ym/bq/hy)
Senin, 01 Februari 2021 - 12:46 WIB
Polda NTT Amankan Seorang Pelajar terkait Penyebaran Berita Hoaks Terkait Covid-19

Tribratanews.polri.go.idKupang. Subdit V Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda NTT berhasil meringkus seorang perempuan berinisial GSDS lantaran melakukan ujaran kebencian terhadap dokter, perawat dan Pemerintah terkait pandemi Covid-19.

Subdit  V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khsusus (Ditreskrimsus) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menangkap seorang perempuan berinisal GSDS karena melontarkan ujaran kebencian terhadap dokter, perawat, dan pemerintah terkait pandemi covid-19.

Dua video ujaran kebencian yang direkam sendiri oleh GSDS, ditemukan di akun Facebook bernama Rika Silva. Video tersebut kemudian tersebar ke grup WhatsApp.
 
Dalam video, GSDS terlihat memegang pemantik dan membakar masker. Kemudian dia mengajak membuang handsanitizer, serta menyebutkan covid-19 hoaks serta dokter dan perawat tidak beradab.

Polisi pun bergerak cepat dan berhasil menangkap GSDS di Kelurahan Oepura, Kota Kupang, bersama kedua orang tuanya. Penangkapan dilakukan pada Minggu malam, (31/01/21/)
 

Kombes Pol. Johanes Bangun menjelaskan bahwa  GSDS merekam enam video terkait covid-19. Salah satu video berisi ajakan cegah covid-19.

Menurut Perwira Menengah Polda NTT bahwa motif pelaku membuat video tersebut kerena pada 31 Januari  2021 sekitar pukul 05.30 Wita, ia melihat video seorang pasien diduga terpapar covid-19 meninggal yang tayang di story WhatsApp story seorang temannya. Di dalam video itu terdapat dua pasien termasuk pasien yang meninggal.

Kabid Humas Polda NTT menuturkan GSDS merekam enam video terkait covid-19, namun hanya dua video viral di media sosial yaitu video yang menyebutkan covid-19 adalah hoaks dan dokter beserta perawat goblok, serta video kedua yang berisis ajakan cegah covid-19 dengan membakar masker dan membuang hand sanitiser.
 
"Ia mengaku tidak mengetahui siapa yang memviralkan video tersebut," Kombes Pol. Johanes Bangun.     (ym/bq/hy)

 

0 KOMENTAR
Simpan nama, email, dan situs web pada browser ini untuk komentar berikutnya.