Polisi Bantu Evakuasi Wanita yang Akan Melahirkan di Tengah Banjir di Batola
(fb/bq/hy)
Selasa, 19 Januari 2021 - 11:04 WIB
Polisi Bantu Evakuasi Wanita yang Akan Melahirkan di Tengah Banjir di Batola

Tribratanews.polri.go.id - Batola. Polisi berhasil mengevakuasi seorang wanita yang akan melahirkan di tengah banjir di Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan. Pada saat itu juga, Wakapolres Barito Kuala Kompol Jatmiko terjun langsung ke lokasi mengevakuasi warga di Desa Bahandang, Kecamatan Jejangkit.

Wanita yang akan melahirkan tersebut segera dibawa ke Rumah Sakit Islam Banjarmasin untuk proses melahirkan. 
"Alhamdulillah wanita bersangkutan sudah berada di rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan," jelas Wakapolres Barito Kuala.

Sementara di lokasi lain, polisi juga bergerak cepat mengevakuasi seorang ibu yang baru melahirkan beserta bayinya di Desa Semangat Bakti, Kecamatan Alalak. Bhabinkamtibmas Sungai Lumbah, Polsek Berangas Brigadir Suryadi bersama PMI dan relawan membawa ibu dan bayinya ke tempat yang lebih aman menggunakan perahu karet.

Aksi tanggap personel Polres Barito Kuala tersebut menjadi instruksi Kapolres Barito Kuala AKBP Lalu Moh Syahir Arif yang memastikan anggotanya hadir untuk membantu masyarakat korban banjir. Bhabinkamtibmas harus benar-benar mendata warga binaannya agar ketika proses evakuasi semuanya dapat terselamatkan. Bantuan juga terus disalurkan terutama untuk kebutuhan makan sehari-hari.

Menyikapi peningkatan debit air yang cukup parah melanda enam kecamatan di wilayah Batola seperti Jejangkit, Mandastana, Kuripan, Tabukan, Bakumpai dan Alalak, pemda menetapkan berstatus tanggap darurat banjir. Di Kecamatan Jejangkit dari tujuh desa yang ada, nyaris semua terendam. Sementara Kecamatan Mandastana dari 14 desa hanya dua desa tidak terendam, yakni Karang Indah dan karang Bunga.

 

Sedangkan banjir terparah melanda Desa Antasan, Tatah Halayung, dan Pantai Hambawang. Ketinggian air di tiga desa itu berkisar antara 50 hingga 70 centimeter yang menyebabkan hampir semua rumah penduduk, tempat ibadah, sekolah, perkantoran dan fasilitas umum lainnya terendam.

0 KOMENTAR
Simpan nama, email, dan situs web pada browser ini untuk komentar berikutnya.