Kapolda Banren: Budidaya Ikan Wujud Kongkrit Polri Menjaga Ketersediaan Pangan
(wm/bq/hy)
Sabtu, 26 September 2020 - 09:50 WIB
Kapolda Banren: Budidaya Ikan Wujud Kongkrit Polri Menjaga Ketersediaan Pangan

Tribratanews.polri.go.id. – Serang. Guna mendukung ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19, Polda Banten bersama PT. indonesia Power unit 1- 7 suralaya PGU (Power Generation Unit) menebar 20.000 Bibit ikan lele di 10 tempat kolam di mako Ditpolairud Polda Banten, Jumat (25/9/2020).

Kapolda Banten, Irjen Pol. Drs. Fiandar mengatakan bahwa, adanya pandemi Covid-19 ini, pihaknya melakukan sejumlah upaya dalam rangka mendukung ketahanan pangan. Salah satu kegiatan yang dilakukan yaitu budidaya ikan konsumsi dengan menebar bibit ikan lele.

“Budidaya ikan ini dilakukan dengan memanfaatkan kolam yang ada di Mako Polair Polda Banten. Kolam diisi dengan ikan konsumsi yaitu ikan lele dan pada hari ini kami bekerjasama dengan PT. Indonesia Power,” terang Kapolda.

Lebih lanjut, Kapolda juga menjelaskan bahwa kegiatan ini sebagai upaya Polda Banten ikut membantu tugas pemerintah dalam mensosialisasikan program ketahanan pangan. Dan juga sebagai implementasi arahan dari bapak Kapolri sebagai pimpinan.

Sementara itu, usai melakukan pelepasan bibit ikan lele, Dirpolairud Polda Banten, Kombes Pol. Heri Sulistya menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kerjasamanya dari PT. Indonesia Power sehingga hari ini bersama-sama menebar bibit ikan lele untuk mendukung ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19.

“Hari ini Pak kapolda Banten bersama GM PT. Indonesia Power UP Suralaya secara langsung menebar bibit ikan lele di mako Ditpolairud Polda Banten,” terang Dirpolairud.

Dirpolairud juga mengatakan, untuk bibit ikan lele yang ditebar di 10 titik kolam yang masing-masing kolam ada 2000 bibit ikan lele jadi total keseluruhan ada sebanyak 20.000 bibit ikan lele yang ditebar.

“Rencananya ikan yang sudah kami tebar tersebut rencananya akan kita panen tiga bulan kedepan, dan hasil panennya akan kita bagikan kepada masyarakat,” tutur Dirpolairud.

0 KOMENTAR
Silahkan Login untuk memberikan komentar