Marak Terjadi Penimbunan Gas Elpiji, Kapolda Kalsel Terjunkan Tim dari Ditreskrimsus dan Polres
(fa/bq/hy)
Sabtu, 19 September 2020 - 12:47 WIB
Marak Terjadi Penimbunan Gas Elpiji, Kapolda Kalsel Terjunkan Tim dari Ditreskrimsus dan Polres

Tribratanews.polri go.id – Banjarmasin. Marak terjadi penimbunan tabung gas elpiji 3 kg, Polisi akan menurunkan tim untuk menelisik pangkalan dan pengecer nakal di wilayah Kalimantan Selatan.

"Kami akan turunkan tim dari Ditreskrimsus dan Polres," tegas Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Dr. Nico Afinta, S.I.K., S.H., M.H., Kamis (17/9).

Polisi akan mencari titik sumbat penyaluran tabung melon. Apakah karena keterlambatan. Atau ada penyimpangan untuk mengeruk keuntungan di tengah kesusahan masyarakat.

Kapolda Kalsel menjelaskan, langka dan mahalnya gas bersubsidi menjadi perhatian Polda. Karena menyangkut kebutuhan masyarakat kecil. "Kalau terbukti ada penyimpangan, bakal diproses," tegas Kapolda.

Sebelumnya, Sales Area Manager Pertamina Kalselteng, Drestanto Syam bertemu Komisi III DPRD Kalsel. Dia menyatakan, pasokan gas bersubsidi masih lancar. Di Banjarmasin, ada 36 ribu keluarga miskin. Kebutuhan per bulan 146 ribu tabung. Sementara usaha kecil membutuhkan lima ribu tabung.

"Suplai rata-rata mencapai 58,5 metrik ton atau 19 ribu tabung per hari. Angka itu sudah melampaui kebutuhan Banjarmasin," sebutnya.

Sales Area Manager Pertamina Kalselteng mendorong agar sistem distribusi tertutup yang diterapkan Pemko Banjarmasin ditiru kabupaten lain. Mengingat saat ini telah dibagikan 36 ribu kartu kendali pembelian gas bersubsidi.

(fa/bq/hy)

0 KOMENTAR
Silahkan Login untuk memberikan komentar