Tingkatkan Kemampuan Intelijen di Era Digital, Personel Humas Polda Jateng Ikuti Pelatihan
adminpolri
Jum'at, 26 November 2021 - 09:46 WIB
Tingkatkan Kemampuan Intelijen di Era Digital, Personel Humas Polda Jateng Ikuti Pelatihan

Tribratanews.polri.go.id - Semarang. Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Jateng gelar pelatihan Inteligence Media Management yang diselenggarakan di Semarang, Kamis (25/11/2021).

Kegiatan itu sebagai analisis dan kajian strategis dalam mewujudkan strategi action yang presisi diikuti 65 perwakilan dari seluruh jajaran Polda Jateng.

Narasumber yang mengisi kegiatan tersebut dari Divisi Humas Mabes Polri dan Konsultan Komunikasi dan Humas terkemuka, Iwan Maskun, pelatihan ini diisi dengan materi tentang Inteligence media management (IMM), Inteligence Perception Analysis (IPA), Social Media Profiling serta materi tentang pengelolaan informasi di media sosial dan online.

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes. Pol. Muhammad Iqbal Alqudusy, S.H., S.I.K., dalam sambutannya menuturkan tugas Humas Polri adalah membuat opini positif Polri.

Tantangan yang harus dihadapi saat ini adalah derasnya arus berita di media sosial maupun online.

"Sepanjang 2020 patroli siber dilaksanakan Polda Jateng dan jajaran menemukan 7.128 konten negatif di medsos terkait provokasi, hoax, SARA, hate speech, radikalisme serta terorisme. Sedang pada tahun 2021, sampai Oktober kita temukan 5.012 konten serupa," jelasnya.

Menurutnya, hal tersebut membutuhkan penanganan serius melalui analisis media dan profiling media sosial.

Kegiatan-kegiatan ini dilaksanakan secara manual maupun lewat aplikasi.

Kabidhumas Polda Jateng menerangkan IMM merupakan wadah pengumpulan berita, opini dan sentimen masyarakat yang dimanajemen informasinya.

Tidak hanya itu, aplikasi IMM Polri dapat mengetahui opini publik, perbincangan utama yang berkembang di masyarakat, trending topik serta dapat memetakan isu lokal, nasional dan internasional.

"Kurun 5 tahun ini, Humas Polda Jateng sudah berkontribusi besar dalam mitigasi isu-isu negatif terkait Polri maupun pemerintah," paparnya.

Ia mengatakan fungsi humas tidak hanya berperan sebagai juru bicara, melainkan juga berperan mengelola dan menganalisa isu yang berkembang.

Oleh sebab itu untuk mengembangkan kemampuan itu, diperlukan pelatihan bagi awak pengemban fungsi Humas agar dapat memiliki kompetensi yang baik sesuai perkembangan teknologi informasi.

"Dengan kemampuan personil yang meningkat, diharapkan hoax dan konten negatif lainnya dapat dipetakan dan diantisipasi sedini mungkin. Masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar dan stabilitas Kamtibmas dapat terjaga," tandasnya.

0 KOMENTAR
Simpan nama, email, dan situs web pada browser ini untuk komentar berikutnya.