Jelang HUT RI, Kapolda Papua Perintahkan Pengamanan Antisipasi Tidak Ada Penaikan Bendera Lain Selain Merah Putih
adminpolri
Kamis, 06 Agustus 2020 - 09:28 WIB
Jelang HUT RI, Kapolda Papua Perintahkan Pengamanan Antisipasi Tidak Ada Penaikan Bendera Lain Selain Merah Putih

Tribratanews.polri.go.id – Timika. Sebentar lagi seluruh Rakyat Indonesia akan memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75. Oleh karena itu, Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw menegaskan bahwa pengamanan saat HUT RI tetap akan ada, hal ini untuk mengantisipasi jangan sampai ada penaikan bendera lain selain Merah Putih.

"Untuk pengamanan tetap sajalah untuk antisipasi jangan sampai ada penaikan bendera lain selain bendera merah putih," jelas Kapolda, pada saat di salah satu Hotel di Bilangan Hasanuddin Timika, Rabu (5/8/2020).

Namun, hingga kini Kapolda menjelaskan bahwa pihaknya terus memonitor situasi di seluruh Papua dan relatif aman.

"Masyarakat di kota, di tepi-tepi kota, di kampung-kampung, kita lihat semangatnya sudah mengalir untuk merayakan HUT NKRI," jelasnya.

Kemudian mengenai kegiatan karena tahun ini dengan adanya pandemi Covid-19, pihaknya mencoba untuk membuat beberapa aktifitas yang ingin mengajak keterlibatan masyarakat tapi tidak seperti sebelum-sebelumnya yang banyak melibatkan masyarakat.

"Mungkin ada beberapa kegiatan yang ada tapi tidak seperti yang dulu misalnya kita sedang bikin lomba mengarang buku cerita dari kampung - kampung," katanya.

Karena menurutnya di sekolah - sekolah kebanyakan buku cerita rakyat adalah cerita dari daerah lain misalnya di Jawa, tapi untuk lokal Papua sendiri belum ada.

"Saya sudah melaunching di Polda membuat lomba mengarang buku dalam cerita. Nanti itu bisa menjadi pelengkap di perpustakaan sekolah setelah disetujui untuk kita mengangkat potensi daerahnya," katanya.

Kapolda menambahkan, mungkin di wilayah Timika, Kapolres juga bisa buat begitu di wilayah lainnya, sehingga bisa dibagi per wilayah.

"Di Timika ini cerita apa yang sangat dikenal oleh masyarakat di sini, kemudian mereka buat dalam bentuk cerita bergambar, sehingga anak cucu ke depan paham bawah tokoh-tokoh dari Timika, dan lain
sebagainya tentang Timika," pungkas Jenderal Bintang Dua itu.

(my/bq/hy)

0 KOMENTAR
Silahkan Login untuk memberikan komentar