Dirlantas Polda Jatim Apresiasi Kota Madiun Sebagai Daerah Tercepat Terapkan E-TLE
Admin Humas
Rabu, 15 Juli 2020 - 10:24 WIB
Dirlantas Polda Jatim Apresiasi Kota Madiun Sebagai Daerah Tercepat Terapkan E-TLE

Tribratanews.polri.go.id – Madiun. Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol. Budi Indar Dermawan menghadiri launching program Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) di Kota Madiun. Saat ini Kota Madiun menjadi daerah tercepat dalam penerapan tilang secara elektronik di Tanah air.  

Dalam kesempatan tersebut juga Dirlantas Polda Jatim memberikan apresiasi kepada Kota Madiun atas pencapaiannya.  

“Sejak Polda Jatim me-launching E-TLE kali pertama Januari lalu, Kota Madiun merespon dengan cepat. Terbukti hari ini Kota Madiun sudah me-launching E-TLE juga. Kota Madiun yang kedua setelah Surabaya,” jelas Dirlantas Polda Jatim.  

Untuk diketahui, E-TLe terbukti efektif dalam menurunkan angka pelanggaran maupun laka lantas. Karena masyarakat semakin disiplin dengan atau tanpa adanya petugas. Pengawasan sudah digantikan kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV) 24 jam. Terdapat sejumlah pelanggaran yang dapat terekam. Diantaranya adalah, pelanggaran markan, helm, sabu keamanan, dan juga lampu lalu lintas. Di masa pandemi pelanggaran pemakaian masker juga ditambahkan dalam kolom peringatan tilang.  

Selain menurunkan jumlah pelanggaran dan laka lantas, E-TLE juga selaras dengan protokol kesehatan Covid-19 dengan mengurangi kontak langsung antar petugas dan pengendara. Dirlantas Polda Jatim juga mengapresiasi Langkah Pemkot Madiun dengan menggerakan Program E-TLE di masa pandemi.  

 “Program ini memang terbukti adanya penurunan pelanggaran dan laka lantas. Karenanya Polda Jatim terus mendorong daerah-daerah untuk dapat menerapkan ini. Apresiasi untuk Kota Madiun,” terang Dirlantas Polda Jatim.  

Program E-TLE Kota Madiun sudah terkoneksi dengan Polda JAtim serta Kantor Samsat. Semua yang masuk Kota Madiun dan melakukan pelanggaran bisa dilakukan penindakan. Program tersebut masih dalam tahap sosialisasi hingga 21 Agustus kedepan. Setelah itu, pemberlakuan denda bagi pelanggar akan diterapkan.  

Sosialisasi dilakukan dengan berbagai macam cara, diantaranya, melalui surat edaran hingga tingkat RT, melalui media massa, hingga sosialisasi langsung. Sosialisasi dilakukan tidak hanya dari pihak Kepolisian tapi juga dari Dinas Perhubungan Kota Madiun.  

Kepolisian dan Dinas Perhubungan berharap penerapan E-TLE dapat mewujudkan budaya tertib lalu lintas di masyarakat. Dengan tertib berlalu lintas secara otomatis angka kecelakaan bisa semakin di tekan.  

(fb/bq/hy)

Bagikan Artikel Ini:

0 KOMENTAR
Silahkan Login untuk memberikan komentar