Tribratanews.polri.id- Alor. Belas Kasih terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat oleh jajaran Polda NTT melalui Satuan Brimob,sebanyak 18 personel Kompi 4 Yon A Pelopor melaksanakan gigaton pembangunan jembatan penghubung di wilayah Lipa, Kelurahan Kalabahi Tengah dan Kelurahan Nusa Kenari, Kabupaten Alor.
Kegiatan tersebut dimulai pukul 11.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Wadanki 4 Yon A Pelopor, IPTU Urbanus Widiyan. Pembangunan jembatan berfungsi untuk membuka akses penghubung antara Kelurahan Kalabahi Tengah dan Kelurahan Nusa Kenari, dan mempermudah mobilitas masyarakat serta menjamin keselamatan anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur tersebut. Sebanyak 18 personel Kompi 4 Yon A Pelopor dikerahkan dalam kegiatan tersebut.
Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K, M.Si melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan sekedar penegakkan hukum, tetapi juga sebagai solusi dari atas berbagai kebutuhan sosial masyarakat.
“Pembangunan jembatan ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, memiliki akses yang aman dan layak dalam beraktivitas sehari-hari,” ujar Kabidhumas Polda NTT.
"Bapak Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si, menegaskan bahwa setiap personel Brimob harus mampu menjadi problem solver di wilayah tugasnya. Kegiatan ini bukan hanya membangun jembatan secara fisik, tetapi juga membangun jembatan kebersamaan antara Polri dan masyarakat,” tutupnya.
Kabid Humas Polda NTT menambahkan bahwa kolaborasi yang terjalin antara personel Brimob dan warga menjadi kunci suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut. Polda NTT berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian khusus dalam aspek infrastruktur dasar.
Dengan selesainya pembangunan tahap awal jembatan penghubung tersebut, diharapkan aktivitas masyarakat sekitar dapat berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman, sekaligus memperkuat integrasi Polri dan masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur.