KemenPPPA dan Pemda NTT Perkuat Pendampingan Pascakasus Siswa SD Meninggal Dunia

9 February 2026 - 20:00 WIB

Tribratanews.polri.go.id Jakarta — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bersama Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menindaklanjuti kasus meninggalnya seorang siswa sekolah dasar di wilayah tersebut. Peristiwa ini mendapat perhatian serius pemerintah sebagai bagian dari upaya penguatan sistem perlindungan anak di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Sebagai langkah lanjutan, KemenPPPA memastikan pendampingan psikososial diberikan kepada keluarga korban serta lingkungan sekolah. Pendampingan tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas sektor yang melibatkan dinas terkait, tenaga kesehatan, dan pekerja sosial guna memastikan pemulihan psikologis berjalan secara berkelanjutan.

Pemerintah daerah NTT juga mulai mengintensifkan upaya pencegahan di satuan pendidikan dengan memperkuat edukasi kesehatan mental, meningkatkan peran guru dan orang tua dalam pemantauan kondisi anak, serta mengaktifkan mekanisme pelaporan dini apabila ditemukan tanda-tanda tekanan psikologis pada peserta didik.

KemenPPPA menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah anak, dan bebas dari kekerasan maupun perundungan. Sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kasus serupa di masa mendatang.

Dalam keterangannya, KemenPPPA juga mengimbau masyarakat untuk mengedepankan empati serta tidak menyebarkan informasi yang bersifat spekulatif atau dapat menambah beban psikologis keluarga korban. Pemerintah meminta seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga ruang aman bagi anak-anak.

dilansir dari Antarnews.com. Kasus ini menjadi pengingat bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat kebijakan dan program perlindungan anak demi menjamin tumbuh kembang anak yang sehat, aman, dan sejahtera.


(ta/hn/rs)

in PPPA

Share this post

Sign in to leave a comment