Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Viral di Facebook sebuah unggahan yang mengeklaim bahwa Ka'bah dihiasi dengan ornamen natal.
Namun faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar. Melansir dari turnbackhoax.id, Minggu (4/1/26), tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.
Terdapat beberapa kejanggalan dalam video tersebut yang mengindikasikan video tersebut merupakan rekayasa Artificial Intelligence (AI).
Dengan menggunakan alat pendeteksi AI HIve Moderation, hasil analisa menunjukkan probabilitasnya mencapai 90,6%. Diketahui dari visaindex.com, non-islam tidak diperbolehkan memasuki Kota Mekah.
Pembatasan ini didasarkan pada yurisprudensi Islam dan telah dikodifikasikan ke dalam hukum Arab Saudi. Larangan itu sudah ada sejak berabad-abad lalu, Kota Mekah dikhususkan zona suci khusus bagi umat Islam.
Berdasarkan regulasi tersebut, maka sangat tidak mungkin simbol agama lain seperti pohon Natal ditampilkan di ruang publik Kota Mekah dalam konteks perayaan atau hiasan keagamaan. Terlebih di sekitar Ka’bah sebagai kiblat umat Islam.
(sy/hn/rs)