Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Viral di Tiktok unggahan yang mengeklaim adanya informasi bahwa susu formula merek Bebelac mengandung maltodekstrin yang dianggap berbahaya. Dalam unggahan tersebut, maltodekstrin disebut memiliki indeks glikemik lebih tinggi dibandingkan gula pasir sehingga dapat menyebabkan kenaikan gula darah secara drastis dan membuat anak lebih rentan mengalami obesitas.
Namun faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar. Melansir dari tirto.id, Senin (28/9/26), dengan menelusuri situs resmi milik bebeclub.co.id, pemeriksaan komposisi produk menunjukkan bahwa Bebelac memang mencantumkan maltodekstrin sebagai salah satu bahan dalam beberapa produknya, termasuk Bebelac Plain dan Bebelac Chocolate.
Melansir dari justforkids.okezone.com, Doktor Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta, Dr. Rosyanne Kushardina, S.Gz., M.Si., menjelaskan bahwa maltodekstrin merupakan salah satu bahan tambahan pangan (BTP) yang dinilai aman dan tidak hanya digunakan dalam susu formula.
Menurutnya, maltodekstrin tidak terdapat secara alami dalam bahan pangan, tetapi dibuat dari bahan alami, seperti pati yang berasal dari sumber karbohidrat berupa umbi-umbian, serealia, dan jagung.
Tak hanya itu, melansir dari situs spa.gov.sa, penarikan sebagian produk Bebelac di Arab Saudi juga memang terjadi. Namun, penarikan tersebut dilakukan karena adanya potensi kontaminasi cereulide pada bets tertentu, bukan karena kandungan maltodekstrin.
Dengan demikian, keberadaan maltodekstrin dalam komposisi Bebelac tidak dapat dijadikan dasar untuk menyatakan bahwa seluruh produk Bebelac berbahaya atau menyebabkan obesitas dan gangguan pencernaan pada anak.
(sy/hn/rs)