Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Viral di media sosial sebuah unggahan video yang menyatakan bahwa SPBU di seluruh wilayah Indonesia akan dijaga Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) dan Polisi Lalu Lintas (Polantas).
Namun faktanya, klaim unggahan berisi informasi SPBU akan dijaga Samsat dan Polantas mulai 1 Juli 2026 adalah hoaks. Dilansir dari kompas.com, PT Pertamina (Persero) telah membantah informasi tersebut.
Vice President (VP) Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron memastikan, unggahan berisi informasi penjagaan SPBU di Indonesia oleh Samsat dan Polantas adalah tidak benar.
Muhammad Baron menambahkan, kegiatan seperti itu tidak diterapkan dalam pelayanan pembelian bahan bakar minyak (BBM) di Pertamina.
Seluruh kegiatan PT Pertamina (Persero) dapat dicek melalui situs resmi Pertamina karena perusahaan akan mengumumkannya di laman tersebut.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho juga mengatakan bahwa informasi soal SPBU dijaga Samsat dan Polantas mulai 1 Juli merupakan kabar bohong.
(sy/hn/rs)