Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Viral di Facebook unggahan dengan narasi yang mengeklaim Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Profesor Ova Emilia mengaku Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyuap Rp100 miliar untuk ijazah palsu.
Namun faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar. Melansir dari turnbackhoax.id, Sabtu (15/11/25), hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan ugm.ac.id berjudul “Klarifikasi UGM Soal Tuduhan Ijazah dan Skripsi Palsu Joko Widodo”.
Dalam pemberitaan tersebut UGM menegaskan bahwa Jokowi tercatat sebagai mahasiswa di Fakultas Kehutanan angkatan 1980, dan bahwa dokumen akademiknya tersedia dengan lengkap.
Lalu pada artikel kompas.com berjudul “UGM Konfirmasi Keaslian Ijazah Jokowi, Teman Seangkatan Beri Kesaksian”, Universitas Gadjah Mada (UGM) menyatakan bahwa Joko Widodo tercatat sebagai mahasiswa di Fakultas Kehutanan angkatan 1980 dan lulus tahun 1985, serta teman seangkatannya ikut memberikan kesaksian yang memperkuat keaslian ijazah dan skripsinya.
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim dalam unggahan tersebut.
(sy/hn/rs)