Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Viral di Facebook sebuah unggahan yang mengeklaim bahwa Kementerian Agama (Kemenag) menilai soal kasus pencabulan santriwati di Kabupaten Pati adalah nafsu manusiawi.
Namun faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar. Melansir dari kompas.com, Minggu (10/5/26), tidak ditemukan informasi valid dari Kemenag mengenai isu tersebut.
Menurut Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Asyhar, kasus kekerasan seksual tersebut sengaja di-framing untuk menyerang Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Nasaruddin Umar menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap tindak kekerasan dan pelecehan seksual, karena lembaga pendidikan harus menjadi ruang aman dan bermartabat bagi seluruh peserta didik.
(sy/hn/rs)