Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi menegaskan bahwa program cek kesehatan gratis (CKG) merupakan bukti kehadiran negara dalam menjamin hak kesehatan masyarakat di seluruh Indonesia.
“Bapak Presiden (Prabowo Subianto) menginginkan bahwa seluruh masyarakat Indonesia hidupnya harus sehat, gaya hidupnya harus sehat, karena dengan cek kesehatan ini negara bisa hadir, Indonesia bisa sehat dan kuat,” jelas Wamentrans, Rabu (11/2/2026).
Wamentrans mengatakan program CKG telah berjalan selama satu tahun sejak diluncurkan pada 2025. Hingga kini, sebanyak 70 juta masyarakat tercatat telah mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis tersebut. Pemerintah pun menargetkan jumlah peserta meningkat menjadi 130 juta orang pada 2026.
Ia mengingatkan, pemeriksaan kesehatan gratis merupakan langkah preventif agar masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini.
Meskipun merasa sehat, kata Wamentrans, masyarakat tetap perlu melakukan pengecekan untuk mendeteksi kemungkinan penyakit kronis atau gangguan kesehatan lain yang berpotensi menghambat aktivitas dan produktivitas.
Program CKG dilaksanakan secara luas di berbagai daerah di Indonesia. Layanan tidak hanya tersedia di puskesmas, tetapi juga menjangkau sekolah, pesantren, pusat perbelanjaan, hingga lokasi tempat kerja.
“Kami datang ke tempat kerja untuk memantau kondisi kesehatan para pekerja sekaligus mendorong partisipasi mereka dalam program cek kesehatan gratis. Karena sebagai pekerja, tentu mereka setiap hari beraktivitas dan dituntut untuk selalu sehat dalam mengembangkan produktivitasnya. Kalau sakit kan tidak bisa bekerja dan tidak bisa produktif,” terangnya.
Ia menegaskan, pemenuhan layanan kesehatan menjadi tanggung jawab negara sekaligus komitmen pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari bayi hingga lansia, serta berbagai profesi, seperti petani, nelayan, guru, dosen, dan pekerja.
Apabila dalam pemeriksaan ditemukan indikasi penyakit, peserta akan dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dan dipantau perkembangannya.
Pemerintah berharap program ini tidak hanya meningkatkan produktivitas nasional, tetapi juga membangun budaya dan ekosistem hidup sehat sebagai kebiasaan masyarakat Indonesia.
“Kita merasa bersyukur bahwa dengan cek kesehatan gratis di seluruh Indonesia, ini akan dapat membawa pada peningkatan produktivitas serta bisa mengurangi potensi penyakit koronis dan penyakit lainnya,” kata Wamentrans.
(ndt/hn/rs)