Wamendukbangga: Program Cek Kesehatan Gratis Siswa Jadi Wujud Keadilan

5 August 2025 - 10:00 WIB

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga)/Wakil Kepala BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menyatakan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi siswa yang dimulai hari ini merupakan wujud keadilan kesehatan.

"Kita ingin pastikan bahwa seluruh warga negara mendapatkan layanan kesehatan gratis yang berkualitas. Ini bukan hanya soal kesehatan, ini soal keadilan," kata Wamendukbangga, Senin (4/8/2025).

Program CKG menyasar peserta didik dari kelas 1 hingga kelas 12 di berbagai satuan pendidikan, termasuk pesantren, yang merupakan salah satu komitmen nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mewujudkan AstaCita keempat.

"Program ini mewujudkan AstaCita keempat yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk mencapai Generasi Emas," ujar Wamendukbangga.

Ia menegaskan CKG di sekolah merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang bertujuan mendeteksi dini masalah kesehatan, mencegah komplikasi, dan menurunkan risiko kecacatan maupun kematian.

Pemeriksaan yang dilakukan mencakup status gizi, kesehatan gigi, mata, telinga, tekanan darah, kesehatan reproduksi, hingga skrining anemia, dan penyakit menular.

Wamendukbangga juga menyoroti pentingnya pemberian tablet tambah darah bagi remaja putri sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini.

"Tablet tambah darah menjadi sangat penting karena remaja putri ini nantinya akan tumbuh menjadi calon ibu. Jika calon ibunya anemia, akan ada lebih banyak lagi risiko untuk melahirkan bayi yang stunting," tutur Wamendukbangga.

Hingga 1 Agustus 2025 tercatat lebih dari 16 juta warga telah menerima layanan CKG.

Khusus untuk CKG sekolah, program ini menargetkan lebih dari 53 juta peserta didik dan mencatatkan cakupan penerima manfaat terbesar dalam sejarah sektor kesehatan nasional. Selain peserta didik, guru dan tenaga kependidikan juga menjadi sasaran program melalui layanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

CKG Sekolah merupakan program inklusif yang dirancang untuk menjangkau seluruh anak bangsa tanpa terkecuali, sesuai prinsip tidak ada satupun yang tertinggal atau no one left behind, baik sekolah di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Agama (Kemenag).

Selain itu Sekolah Rakyat maupun Sekolah Luar Biasa (SLB) turut menjadi sasaran layanan. Program ini melengkapi cakupan layanan cek kesehatan gratis yang sebelumnya telah lebih dulu diberikan kepada masyarakat umum.



(ndt/hn/rs)

Share this post

Sign in to leave a comment