Tribratanews.polri.go.id - Flores Timur. Wakapolri, Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., bersama rombongan meninjau langsung kondisi para pengungsi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Hunian Sementara (Huntara) II Desa Konga, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, Sabtu (29/11/25).
Kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan Bakti Sosial Batalyon Dhira Brata, alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1990, yang menggelar sejumlah program kemanusiaan di Flores Timur.
Wakapolri bersama rombongan tiba di Huntara II sekitar pukul 12.10 Wita. Rombongan disambut hangat oleh Kepala Desa Konga Aloysius Kung, para pengungsi, dan anak-anak melalui prosesi adat serta tarian selendang mea, simbol penghormatan dan sukacita masyarakat setempat.
Sebagai bagian dari kegiatan bakti sosial, Wakapolri menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada enam warga perwakilan desa terdampak erupsi.
Bansos ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi yang masih tinggal di hunian sementara.
Kegiatan dilanjutkan dengan peresmian sumur bor dan fasilitas MCK sebagai solusi atas keterbatasan air bersih dan sanitasi yang dialami para pengungsi.
Peresmian meliputi:
1. Penandatanganan prasasti oleh Wakapolri
2. Uji coba kran sumur bor
3. Peninjauan fasilitas MCK
Fasilitas ini merupakan wujud nyata kepedulian Batalyon Dhira Brata Akpol 1990 dalam mendukung pemulihan kehidupan warga terdampak bencana.
Kepala Desa Konga, Aloysius Kung, menyampaikan apresiasi yang sangat mendalam atas bantuan yang diberikan Polri.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wakapolri dan Batalyon Dhira Brata Akpol 1990. Bantuan sumur bor, MCK, dan bansos ini sangat berarti bagi warga kami. Kehadiran Polri memberi harapan baru bagi masyarakat yang masih berjuang pascabencana,” ungkapnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Wakapolri juga memberikan tali asih kepada anak-anak pengungsi, sebagai bentuk perhatian dan dukungan psikososial bagi generasi muda terdampak erupsi.
(pt/hn/rs)