Tribratanews.polri.go.id - Keerom. Polres Keerom melaksanakan kegiatan imbauan dan penertiban dalam rangka Operasi Zebra Cartenz 2025 yang dipimpin oleh Kasubsatgas Preemtif dan melibatkan 24 personel gabungan dari Satuan Lalu Lintas, Satgas Preemtif, Gakkum, Banops serta personel pendukung lainnya di Pertigaan Swakarsa, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Kamis (20/11/25).
Kegiatan dipimpin oleh Kasubsatgas Preemtif, IPDA Aswar Abdullah, S.H., yang memberikan arahan terkait pelaksanaan imbauan dan langkah-langkah preemtif yang akan dilakukan kepada pengguna jalan.
Dalam pelaksanaannya, personel memberikan imbauan dan menemukan sejumlah pelanggaran kasat mata. Di antaranya pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, berkendara dengan kecepatan berlebih, serta pengemudi mobil yang tidak menggunakan sabuk keselamatan.
Para pelanggar diberikan teguran sekaligus edukasi tentang pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan diri dan pengguna jalan lain.
Selanjutnya, Kasubsatgas Preemtif memberikan teguran lisan kepada para pelanggar yang terjaring sekaligus mengingatkan kembali 8 prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran utama Operasi Zebra Cartenz 2025. Adapun hasil kegiatan tercatat tidak ditemukan pelanggaran yang berujung pada tilang online, sementara teguran lisan diberikan kepada pengendara Roda dua sebanyak 25 pelanggar dan pengemudi Roda 4 sebanyak 9 pelanggar.
Sasaran operasi meliputi 8 prioritas pelanggaran yaitu pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, menggunakan HP saat berkendara, tidak memakai helm, tidak memakai sabuk keselamatan, berkendara dalam pengaruh miras, melawan arus dan penggunaan knalpot brong.
Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kasat Lantas Polres Keerom IPDA Fanny Hendrika Krebru, S.H., M.H.,menegaskan, Operasi Zebra Cartenz 2025 bukan semata-mata melakukan penindakan, tetapi lebih pada meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Menurutnya, angka pelanggaran kasat mata masih harus menjadi perhatian bersama, sehingga edukasi dan imbauan secara langsung di lapangan akan terus digencarkan demi menekan potensi kecelakaan lalu lintas.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Keerom untuk menjadikan keselamatan sebagai budaya. Gunakan helm, patuhi batas kecepatan, dan lengkapi surat-surat kendaraan. Semua itu dilakukan demi melindungi diri sendiri dan orang lain,” ungkap IPDA Fanny Hendrika Krebru.
Kasat Lantas juga mengapresiasi seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan baik serta masyarakat yang telah ikut mendukung terciptanya keamanan berlalu lintas.
“Kami berharap kesadaran pengguna jalan dapat terus meningkat. Polres Keerom berkomitmen untuk tetap hadir memberikan pelayanan terbaik dan memastikan seluruh kegiatan Operasi Zebra Cartenz 2025 berjalan aman, humanis dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutup IPDA Fanny Hendrika Krebru.
(pt/hn/rs)