Ratusan Warga Aceh Terdampak Banjir Peroleh Layanan Kesehatan dalam Operasi Aman Nusa II Polri

22 January 2026 - 18:38 WIB
Antara

Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Ratusan warga terdampak bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Provinsi Aceh mendapatkan layanan kesehatan dalam Operasi Aman Nusa II Polri.

Bidang Humas Polda Aceh mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Bakti kesehatan dan pengobatan dalam rangka Operasi Aman Nusa II dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah Provinsi Aceh pada Rabu (21/1), dan melayani kesehatan ratusan warga terdampak bencana di Provinsi Aceh.

"Bakti kesehatan Polri tersebut menyasar masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Utara, dan Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan dengan fokus pada pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan, vitamin, serta edukasi Kesehatan," demikian pernyataan Bidang Humas Polda Aceh, Kamis (22/1/2026).

Di Kabupaten Bener Meriah, bakti kesehatan dipusatkan di Desa Burni Pase, Kecamatan Permata. Layanan dilaksanakan Seksi Kedokteran dan Kesehatan Polres Bener Meriah, didukung Tim Kesehatan BKO Puddokkes Polri, Polda Jawa Timur serta dokter mitra Polres Bener Meriah.

Sebanyak 51 warga mendapatkan layanan medis, dengan keluhan dominan berupa dermatitis, infeksi saluran pernafasan akut (Ispa), faringitis, cephalgia, myalgia, hipertensi hingga gangguan makan akibat kondisi setelah bencana.

Dokter Yeremia Dwi Purnomo, dokter lapangan dalam bakti kesehatan Polri tersebut menjelaskan kondisi lingkungan setelah bencana mempengaruhi kesehatan warga di wilayah tersebut.

"Sebagian besar keluhan dipicu oleh lingkungan lembap, kelelahan dan stres. Kehadiran layanan kesehatan Polri ini diharapkan dapat mencegah penyakit berkembang lebih serius dan membantu pemulihan warga secara menyeluruh," ujar Dokter Yeremia.

Sementara itu, di Desa Alue Ie Puteh, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Klinik Pratama Polres Aceh Utara bersama Tim BKO Polda Jawa Timur melaksanakan bakti kesehatan kepada 186 warga terdampak banjir. Jenis penyakit yang banyak ditemukan, antara lain dermatitis, inspeksi saluran pernapasan, hipertensi, cephalgia atau nyeri sakit kepala, hingga diabetes melitus.

Pelayanan serupa juga dilakukan di Posko Kesehatan Aceh Tamiang, dengan melibatkan Tim BKO Polda Metro Jaya. Sebanyak 26 warga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin, dengan keluhan terbanyak berupa Ispa, hipertensi, diare, dan penyakit kulit.

Nurhayati (48), korban banjir di Aceh Tamiang mengaku terbantu dengan kehadiran tim Polri memberikan pelayanan kesehatan setelah bencana kepada masyarakat.

"Kami terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan tersebut. Kehadiran Polri, tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga memulihkan harapan masyarakat di tengah bencana," kata Nurhayati.


(ndt/hn/rs)

Share this post

Sign in to leave a comment