Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan bahwa Indonesia konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dalam kerangka Solusi Dua Negara guna menyelesaikan konflik antara Palestina dan Israel.
“Tentu saja arah kompas kita (Indonesia) tetap ‘two state solution’. Indonesia tetap menginginkan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina,” tegas Menlu, Selasa (27/1/2026).
"Oleh karena itu, pasti ada langkah-langkah yang sifatnya taktis yang harus kita lakukan," lanjutnya. Kendati, ia tidak menjelaskan lebih lanjut serta merinci lebih jauh langkah-langkah taktis yang dimaksud.
Pernyataan itu diberikan guna menanggapi video Presiden RI Prabowo Subianto yang viral di media sosial yang mengatakan bahwa perdamaian di Palestina dapat terwujud apabila semua pihak menjamin keamanan Israel.
Video tersebut diambil saat Presiden Prabowo berpartisipasi dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, yang berlangsung pada September 2025.
Sebelumnya, saat masih menjabat Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto berinisiatif memberikan beasiswa kepada mahasiswa Palestina yang dilaksanakan sejak 2023 dengan penempatan studi di Universitas Pertahanan, yang bertujuan mempererat hubungan Indonesia-Palestina melalui pendidikan.
Mahasiswa Palestina yang mengikuti program tersebut menempuh pendidikan dalam berbagai bidang ilmu, seperti kedokteran militer, farmasi militer, teknik sipil, teknik tenaga listrik, teknik mesin, dan rekayasa keamanan informasi. Program beasiswa itu menjadi salah satu bentuk komitmen Indonesia dalam mendukung Palestina, tidak hanya dalam aspek politik dan kemanusiaan, tetapi juga dalam penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan.
(ndt/hn/rs)