Kapolri Ungkap Tantangan 10 Tahun ke Depan

30 December 2025 - 13:36 WIB

Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo mengungkap sejumlah tantangan global selama 10 tahun ke depan. Tantangan itu berdasarkan hasil penelitian dari Global Risk Report 2025 terhadap potensi 10 tahun ke depan.

“Pada Tahun 2025 ini kita dihadapkan tantangan dinamika yang semakin kompleks, berdasarkan Global Risk Report terdapat 10 tantangan utama yang diperkirakan masih berpotensi langsung dalam 10 tahun kedepan,” ungkap Jenderal Sigit dalam rilis akhir tahun 2025, Selasa (30/12/25).

Jenderal Sigit menyebut, tantangan itu meliputi cuaca ekstrim; kehilangan keanekaragaman hayati; perubahan sistem alam; kelangkaan sumber daya alam; misinformasi dan disinformasi; dampak negatif dari teknologi AI; ketimpangan polarisasi sosial; spionase; perang siber; dan polusi.

“Sejalan dengan berbagai macam resiko tersebut. Bencana alam akibat cuaca ekstrem saat ini menjadi salah satu tantangan paling nyata dampaknya dan kita rasakan. Bencana tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, dan kerusakan infrastruktur. Tetapi juga memberikan tekanan besar terhadap stabilitas ekonomi,” jelas Jenderal Sigit.

Kapolri mencontohkan, pada 28 November 2026 siklon tropis di Filipina mengakibatkan 643 orang meninggal dunia, 183 orang hilang dengan estimasi kerugian mencapai 6 miliar USD. Kemudian, pada 8 Desember 2025, di Jepang berdampak 74 orang luka2 dan ratusan bangunan mengalami kerusakan.

Di İndonesia pun turut dilanda bencana alam tanah longsor dan banjir bandang yang besar melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang sampai saat ini tercatat memakan korban jiwa 1.132 orang dan 174 orang hilang. Pada waktu yang sama, cuaca ekstrem berpotensi melanda sejumlah wilayah di Indonesia mulai dari Bali, Nusra dan Jawa Timur dengan Siklon 93S. Ada juga siklon 95S di sekitar papua dan siklon bakung dirasakan di sekitar Lampung.

"Pada saat yang sama saat ini terdapat tiga sistem siklon di sekitar wilayah Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi," ujar Kapolri.


(ay/hn/rs)

Share this post

Sign in to leave a comment