Polri Perkuat SDM Lewat Pendidikan, 12.577 Personel Ikuti Dikbangspes dan SMA KTB Dibangun

30 December 2025 - 13:47 WIB

Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Polri terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui transformasi pendidikan dan pengembangan kompetensi personel. Sepanjang 2025, sebanyak 12.577 personel Polri telah mengikuti pendidikan pengembangan spesialisasi di berbagai pusat pendidikan.

“Tujuan pendidikan pengembangan spesialisasi ini adalah untuk meningkatkan dan memantapkan kompetensi personel sesuai dengan bidang penugasannya,” ujar As. SDM Polri Irjen Anwar dalam Rilis Akhir Tahun Polri 2025, Selasa (30/12/2025).

Selain itu, Polri juga mengirimkan 1.101 personel untuk mengikuti pelatihan di luar negeri serta 380 personel menjalani pelatihan di dalam negeri. Program tersebut dilakukan untuk memperluas wawasan dan meningkatkan profesionalisme anggota.

Di bidang pendidikan pengembangan umum, tercatat 1.280 personel mengikuti berbagai jenjang pendidikan kepemimpinan dan manajerial. “Kami ingin membentuk personel yang memahami kepemimpinan dan tata kelola organisasi agar adaptif terhadap dinamika tugas,” terang Irjen Anwar.

Polri juga menerapkan assessment center sebagai bagian dari penerapan merit system. Hingga 2025, assessment center telah diikuti oleh 2.170 personel untuk berbagai jabatan strategis di tingkat Mabes Polri dan Polda.

“Assessment center ini masih menjadi alat penilaian kompetensi tertinggi dengan bobot 70 persen, baik untuk kompetensi manajerial maupun teknis,” jelas Irjen Anwar. Sistem ini juga telah mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2015.

Sebagai investasi jangka panjang di bidang pendidikan, Polri membangun SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB). Meski progres pembangunan baru mencapai 38 persen, sekolah tersebut telah menerima 120 siswa pada tahun ajaran pertama.

“Animo masyarakat sangat tinggi. Tahun 2025 pendaftar lebih dari 11.000 orang, dan untuk 2026 meningkat menjadi lebih dari 17.000 pendaftar,” ujarnya.

SMA KTB mengusung kurikulum International Baccalaureate (IB Diploma) dan memberikan beasiswa penuh. “Kami ingin mencetak generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara fisik, mental, dan berkarakter,” tutup Irjen Anwar.


(ndt/hn/rs)

Share this post

Sign in to leave a comment