Tribratanews.polri.go.id – Kupang. Polri mengirimkan sejumlah bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan yang dikirimkan melalui jalur udara dibawa dengan Pesawat Polri CN295 ke Kabupaten Nagekeo, NTT. Bencana yang dipicu hujan besar dan meluapnya Sungai Lewoledeho pada Senin, 8 September 2025 ini berdampak besar bagi masyarakat sehingga ditetapkan status tanggap darurat.
Kakorbinmas Baharkam Polri Inspektur Jenderal Edy Murbowo menyampaikan, pengiriman bantuan kepada korban terdampak dilakukan melalui jalur udara dan laut. “Mudah-mudahan apa yang Polri bawa ini dapat meringankan beban hidup saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” kata Edy dalam keterangan tertulis, Senin, 15 September 2025.
Bantuan tersebut berupa 1.008 paket makanan siap saji, 100 kasur busa, 154 selimut, 50 unit lampu solar cell, serta 5 unit genset berkapasitas 20 Kva. “Bantuan ini nantinya akan diserahkan ke Polda NTT untuk didistribusikan ke masyarakat terdampak,” ujarnya.
Kemudian, untuk bantuan yang diberangkatkan melalui jalur laut akan dibawa Kapal IBIS – 6001 yang bertolak dari Pelabuhan Marina, Labuan Bajo, menuju Pelabuhan Marapokot, Kabupaten Nagekeo, pada hari ini pukul 17.00 WITA. Adapun bantuan yang dibawa melalui jalur laut berupa 4 unit genset berkapasitas 10.000 watt, 1 unit genset berkapasitas 9.000 watt, 500 meter kabel listrik, dan 50 buah lampu penerangan.
Di samping keperluan untuk menyokong akses listrik darurat bagi korban terdampak, bantuan yang dikirimkan lewat jalur laut juga berupa 150 kardus air mineral. Rencananya, Edy melanjutkan, Polri juga menyiapkan obat-obatan dan Bahan Habis Pakai (BHP) untuk mendukung kebutuhan kesehatan warga terdampak bencana, seperti stok alkohol, betadin, kain kassa, masker, dan sejumlah obat-obatan dengan fungsi yang berbeda-beda.
(nf/hn/rs)