Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Polda Sumatera Utara menargetkan sebanyak 117 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada 2026, untuk meningkatkan gizi pelajar di wilayah tersebut.
"Pembangunan SPPG itu merupakan bentuk kontribusi Polri dan Bhayangkari guna meningkatkan gizi pelajar di daerah ini," ujar Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto, Rabu (31/12/2025).
Kapolda mengatakan dari 117 SPPG yang dibangun, sebanyak 29 SPPG telah beroperasi, 21 SPPG persiapan operasional, 14 SPPG tahap pembangunan dan 53 persiapan peletakan batu pertama.
Lebih lanjut, ia mengatakan total penerima manfaat nantinya sebanyak 346.382 pelajar dengan jumlah pegawai SPPG Polda Sumut dan jajaran 5.499 orang.
"Ditargetkan pada 2026, SPPG sudah dapat beroperasi secara keseluruhan di wilayah Sumatera Utara," tutur Kapolda.
Ia mengatakan pemenuhan makanan bergizi bagi pelajar menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif sebagai fondasi kemajuan Indonesia.
Selain mendukung program Asta Cita, keberadaan SPPG juga disebut sebagai bentuk nyata pengabdian Polri dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Polri hadir untuk memberi harapan dan menghadirkan kebaikan. Mari kita rawat fasilitas ini dan menjadikannya bagian dari pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” jelas Kapolda.
Polda Sumut mencatat dari 27-29 November 2025 difungsikan sebanyak 12 SPPG Polri di sembilan wilayah terdampak bencana, di antaranya Kota Medan, Kota Tebing Tinggi, Kota Tanjungbalai, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Dari 12 SPPG dapat menyalurkan sebanyak 38.151 orang dengan jenis bantuan makanan yang diberikan nasi bungkus, susu, biskuit, buah-buahan dan air mineral.
(ndt/hn/rs)