Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Polda Sulawesi Utara (Sulut) memberangkatkan sebanyak 204 personel untuk membantu penanganan pascabencana banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro).
"Polda Sulawesi Utara mengirimkan pasukan ke Kabupaten Kepulauan Sitaro untuk membantu penanganan dampak bencana banjir bandang," ujar Kabid Humas Kombes Alamsyah P. Hasibuan, Selasa (6/1/2025).
Pasukan yang terdiri dari gabungan fungsi Kepolisian ini diberangkatkan dari Manado dan Bitung menuju Sitaro dengan menggunakan kapal laut sejak 5 Januari 2026 sore.
"Total personel yang diberangkatkan sebanyak 204 personel terdiri dari pasukan Brimob, Samapta, Polair, Dokkes dan Humas," kata Kabid Humas.
Personel polisi yang dikirimkan nantinya bersama personel Polres Kepulauan Sitaro, instansi terkait, dan warga setempat, akan bahu-membahu melaksanakan berbagai kegiatan kemanusiaan, antara lain evakuasi warga, pencarian korban, distribusi bantuan, pemulihan infrastruktur, dan pelayanan kesehatan.
Banjir bandang yang melanda Kepulauan Sitaro pada 5 Januari 2026 ini telah menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur.
"Kami siap membantu masyarakat Sitaro yang terdampak banjir bandang. Kami akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memulihkan kondisi Sitaro," tegas Kabid Humas.
Data sementara korban akibat banjir bandang di beberapa permukiman warga yaitu sebanyak 14 orang meninggal dunia, ada korban luka-luka, rumah rusak/hilang termasuk kerusakan Mako Polres Kepulauan Sitaro.
(ndt/hn/rs)