Tribratanews.polri.go.id - Kupang. Pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) Psikologi dalam rangka Seleksi Penerimaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktuk) Brimob Polri T.A. 2026 di lingkungan Polda Nusa Tenggara Timur
Pelaksanaan ini berlangsung selama dua hari, 27 s.d. 28 November 2025, mulai pukul 06.00 WITA hingga selesai. Kegiatan ini digelar serentak pada sejumlah sekolah dan kampus di Kota Kupang, yakni SMPN 3, SMPN 8, SMAN 3, SMAN 4, SMAN 5, SMAN 7, SMKN 3, SMKN 4, SMKN 6, SMAK Giovani, serta Universitas Muhammadiyah Kupang.
Selama dua hari pelaksanaan, total 947 peserta seluruhnya laki-laki mengikuti CAT Psikologi.
Berdasarkan hasil rekapitulasi panitia yang Memenuhi Syarat (MS): 733 peserta sementara yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS): 214 peserta.
Seluruh rangkaian seleksi dilaksanakan dengan menerapkan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Pengawasan dilakukan oleh panitia internal, pengawas eksternal, serta sistem digital untuk memastikan tidak ada intervensi selama proses berlangsung.
Kapolda NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., melalui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H, menegaskan bahwa Polda NTT berkomitmen menjaga integritas setiap tahapan seleksi.
“CAT Psikologi ini merupakan instrumen penting dalam memastikan calon personel Brimob memiliki stabilitas mental, kecerdasan emosional, serta kesiapan psikologis sesuai standar tugas kepolisian. Kami menjamin seluruh proses berlangsung objektif tanpa pungutan apa pun,” ungkap Kombes Pol. Henry Novika Chandra
Kombes Pol. Henry Novika Chandra juga menambahkan bahwa tingginya jumlah peserta yang memenuhi syarat menunjukkan kesiapan generasi muda NTT untuk mengabdi melalui Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Proses ujian CAT psikologi diawasi pula oleh HIMPSI dan SIEJ serta pengawas internal.
Karo SDM Polda NTT, Kombes Pol Dr. Juli Agung Pramono, S.H., S.I.K., M.Hum.menyebutkan kalau proses seleksi berpegang pada prinsip BeTAH yakni Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis serta clean and clear.
"Ini merupakan komitmen moral untuk mewujudkan tata kelola seleksi yang BeTAH dan bebas dari KKN," ujarnya.
Diharapkan seleksi akan mendapatkan calon Bintara Brimob Polri yang berintegritas, disiplin, bermental tangguh, loyalitas serta siap mengabdikan diri demi bangsa dan negara.
Tahapan seleksi dilaksanakan sejak 10 November hingga 23 Desember 2025 dimulai dari pendaftaran online dan verifikasi.
Di akhir tes, khususnya setelah pengumuman hasil kelulusan, seluruh peserta yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) mendapatkan pendampingan psikologis dari Tim Konseling Bagian Psikologi Biro SDM Polda NTT. Pendampingan ini diberikan untuk membantu peserta menerima hasil dengan bijak serta mempersiapkan diri menghadapi peluang lain di masa mendatang.
(pt/hn/rs)