Polda Banten Siapkan Skema Pengaturan Lalu Lintas di Pelabuhan di Masa Arus Mudik Lebaran

20 January 2026 - 15:53 WIB

Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Polda Banten menyiapkan skema pengaturan lalu lintas dengan memfungsikan tiga pelabuhan utama secara terpisah guna mengurai kepadatan volume kendaraan pada masa arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.

Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Banten, Kombes Yofie Girianto, mengatakan strategi pembagian operasional pelabuhan ini dilakukan untuk mencegah penumpukan kendaraan di satu titik, dengan belajar dari evaluasi arus mudik tahun sebelumnya.

"Kami menyiapkan skema pengaturan arus kendaraan di tiga pelabuhan. Pelabuhan Merak dikhususkan untuk pejalan kaki, kendaraan umum, dan bus," ujar Karoops, Selasa (20/1/2026).

Sementara itu, lanjut Karoops, Pelabuhan Ciwandan akan difokuskan untuk melayani penyeberangan pemudik yang menggunakan sepeda motor dan kendaraan angkutan tertentu. Adapun Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ) dialokasikan khusus untuk kendaraan berat dan truk berukuran besar.

Karoops menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Maung-2026” yang akan digelar selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

"Operasi ini melibatkan 3.416 personel gabungan yang terdiri atas 1.713 personel Polda Banten dan 1.703 personel instansi terkait," kata Karoops.

Berdasarkan data evaluasi Operasi Ketupat 2025, terjadi tren kenaikan jumlah penumpang kapal sebesar 8 persen dan trip kapal sebesar 12 persen. Puncak arus mudik tahun ini diprediksi akan kembali padat, sehingga pemisahan arus kendaraan berdasarkan jenisnya di tiga pelabuhan dinilai sebagai langkah krusial

Selain pengamanan pelabuhan, Polda Banten juga mendirikan 54 pos pengamanan serta menyiagakan personel di 5 lokasi buffer zone dan 5 rest area untuk menunjang kelancaran arus lalu lintas menuju pelabuhan.

(ndt/hn/rs)

Share this post

Sign in to leave a comment