Pemulihan Akses Jaringan Telekomunikasi di Wilayah Banjir, Kemkomdigi Sebut 707 Menara BTS Kembali Beroperasi

29 November 2025 - 20:30 WIB
RRI

Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Kemkomdigi (Kementerian Komunikasi dan Digital), melaporkan perkembangan pemulihan akses jaringan telekomunikasi di wilayah banjir Sumatra. Bencana terjadi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sejak Rabu, (26/11/25).

Kemkomdigi bersama pihak terkait berhasil memulihkan sebanyak 707 menara pemancar Base Transceiver Station (BTS) dalam waktu 24 jam.

Direktur Pengendalian Infrastruktur Digital, Ervan Fathurokhman Adiwidjaja, menyampaikan layanan mulai kembali normal.

"Warga sejumlah kecamatan di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat mulai bisa menghubungi keluarga. Hingga Sabtu pukul 00.00 WIB, sebanyak 707 menara kembali beroperasi normal," ujarnya, dilansir dari laman RRI, Sabtu (29/11/25).

Dalam kesempatannya, ia menjelaskan bahwa rincian pemulihan antara lain sebanyak 564 menara di Aceh dan 112 menara di Sumatra Utara. Adapun sebanyak 31 menara lainnya pulih di wilayah Sumatra Barat.

Namun terdapat sebanyak 2.463 menara mengalami gangguan saat banjir meluas pada tiga provinsi tersebut. Sehingga kini masih tersisa sebanyak 1.756 menara yang sedang dalam proses pemulihan.

Kemkomdigi berkolaborasi bersama operator seluler untuk mempercepat pemulihan jaringan BTS terdampak banjir. Upaya ini dilakukan agar konektivitas publik pascabencana tetap berjalan.

"Jalur backbone Sumatra Utara pada ruas Rantau–Padang Sidempuan dan Sibolga–Barus–Manduamas berhasil dipulihkan. Ruas backbone Banda Aceh–Bireun dan Samalanga juga kembali beroperasi normal pada hari yang sama," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, pemulihan akses dilakukan bertahap melalui perbaikan fisik dan penataan jaringan di beberapa lokasi. Pemerintah menargetkan seluruh pemulihan berjalan tuntas dalam waktu secepatnya.

"Kemkomdigi memastikan komunikasi masyarakat di wilayah banjir dapat kembali stabil pascapenanganan. Harapannya jalur informasi publik pulih menyeluruh dan aktivitas masyarakat tidak terhambat lagi," tutupnya.

(fa/hn/rs)

Share this post

Sign in to leave a comment