Pastikan Layanan Pulih, 80% Kebutuhan Alkes di Wilayah Bencana Sumatera Telah Terpenuhi

26 January 2026 - 20:30 WIB
Antaranews

Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Kemenkes (Kementerian Kesehatan), telah melengkapi sebanyak 80 persen alat kesehatan yang dibutuhkan di daerah terdampak bencana Sumatera, guna memastikan kelangsungan layanan kesehatan. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes, Lucia Rizka Andalusia, di Jakarta.

Dalam kesempatannya, ia mengatakan, alat-alat kesehatan diberikan ke rumah sakit-rumah sakit serta puskesmas, dan upaya pemenuhan akan terus berlanjut.

"Termasuk juga di puskesmas. Sekarang tahapnya sudah ke puskesmas, karena kita harus segera operasional. Sudah operasional semua rumah sakit, termasuk bedah juga," jelasnya, dilansir dari laman Antaranews, Senin (26/1/26).

Ia mengatakan, bahwa adapun alat kesehatan itu, dipenuhi melalui suplai serta perbaikan fasilitas yang rusak. Dia menyebutkan bahwa alat-alat kesehatan diberikan dari Kementerian Kesehatan, serta donasi dari sejumlah pihak.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan, pihaknya menargetkan layanan kesehatan di daerah Sumatra yang terdampak bencana mulai beroperasi penuh per Maret 2026.

"Target kita berikutnya adalah di bulan Maret kita mau recover semuanya 100 persen. Jadi Bapak-Ibu kalau datang nanti, kita udah list semua rumah sakit, puskesmas, kurangnya apa," ujar Menkes, dalam rapat bersama DPR di Jakarta, Senin (19/1).

Menkes, menjelaskan, beberapa fasilitas masih diperlukan guna memastikan layanan kesehatan dapat berjalan dengan baik. Contohnya, ribuan kasur masih dibutuhkan, karena banyak yang rusak akibat lumpur.

Ia menghubungi berbagai perusahaan otomotif, seperti Astra, Daihatsu, Isuzu, untuk membantu memperbaiki ambulans yang rusak. Pihaknya juga membuka donasi, agar alat-alat kesehatan yang dibutuhkan dapat segera dipenuhi, misalnya x-ray.

Selain fasilitas kesehatan, pihaknya juga mengejar rehabilitasi dan rekonstruksi rumah para tenaga medis dan tenaga kesehatan yang terdampak bencana.

(fa/hn/rs)

Share this post

Sign in to leave a comment