Mendukbangga Ajak Masyarakat Urus Sampah dari Keluarga untuk Dukung Gerakan ASRI

12 February 2026 - 19:30 WIB
antara

Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji mengajak masyarakat untuk turut mengurus sampah dari keluarga guna mendukung Gerakan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).

"Kita urusi sampah dari keluarga untuk mendukung Gerakan ASRI," kata Mendukbangga, Kamis (12/2/2026). Ia menegaskan, penanganan sampah tidak bisa dilepaskan dari keluarga yang sehari-hari pasti berhubungan langsung, baik sampah yang tak bisa didaur ulang maupun sampah daur ulang.

Oleh karena itu, Mendukbangga menekankan pentingnya saling berkolaborasi untuk menangani urusan keluarga, termasuk sampah yang saling berkelindan di dalamnya.

"Kita tidak bisa bekerja sendiri. Pola pikirnya kita ubah, kita harus berkolaborasi karena semua urusan di negara ini selalu berhubungan dengan keluarga," ujar Mendukbangga.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto mencanangkan Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Sebagai bentuk nyata dari gerakan itu, dilakukan aksi bersih sampah di banyak wilayah Indonesia.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq menyatakan bahwa secara nasional, persoalan sampah telah memasuki fase krisis, di mana dari sekitar 143 ribu ton sampah per hari, baru sekitar 24 persen yang terkelola dengan baik.

"Sampah yang kita tangani saat ini merupakan sampah spesifik yang tidak berasal dari rumah tangga dan memerlukan penanganan khusus. Sampah ini muncul akibat kondisi tertentu, termasuk dampak banjir, sehingga harus dikelola secara lebih tepat dan terkontrol," jelas Menteri LH.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada kesehatan lingkungan, ekonomi pesisir, serta citra pariwisata Indonesia di tingkat global.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya meminta para menteri hingga kepala daerah, mulai dari gubernur, bupati, hingga wali kota untuk memberi contoh penerapan Gerakan ASRI melalui kegiatan bersih-bersih di lingkungan masing-masing.

Seskab Teddy menjelaskan permintaan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong agar gerakan bersih-bersih itu dilakukan secara serentak.

"Pak Presiden kemarin sudah menyampaikan di depan forum, Anda hadir semua, kita mulai Gerakan ASRI. Kepala daerah, dari gubernur, wakil gubernur, bupati, wali kota, semuanya ayo bersih-bersih," ucap Seskab Teddy. Ia juga mengajak jajaran TNI, Polri, BUMN, hingga kementerian dan lembaga untuk ikut memberikan contoh penerapan Gerakan ASRI.

(ndt/hn/rs)

Share this post

Sign in to leave a comment