Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta umat beragama untuk saling menghormati rumah ibadah guna menjaga kerukunan antar-umat dan keharmonisan masyarakat.
"Saya mohon sekali umat beragama untuk saling menghormati rumah ibadah masin-masing agama," ujar Menag, Rabu (19/11/2025).
Ia mengatakan rumah ibadah ini sarana untuk mendekatkan umat kepada Tuhan dan jangan khawatir kalau agama lebih dominan kepada diri setiap anak manusia.
"Agama lebih dominan terhadap diri pastikan akan menyumbangkan kebaikan, kebenaran tanpa membedakan perbedaan apapun," ujar Menag.
Ia menegaskan pentingnya rumah agama hadir di tengah-tengah masyarakat.
Lebih baik, kata Menag, rumah ibadah banyak daripada rumah-rumah preman, judi, maksiat, dan lainnya.
"Makin dekat hamba terhadap Tuhannya, maka makin jauh kriminal dan polisi mungkin bisa istirahat. Sebaliknya makin jauh umat dari Tuhannya maka akan terjadi kriminalitas di mana-mana," ucap Menag.
Menag menyatakan Bangka Belitung merupakan provinsi kepulauan sehingga biasanya sikap egalitarian masyarakat di daerah pantai lebih dominan.
"Daerah-daerah maritim ini sangat berbeda dengan daerah daratan dan itulah sebabnya, semua agama besar itu lahir di masyarakat daratan. Semua nabi lahir di daerah daratan dan tidak ada lahir di daerah kepulauan," terang Menag.
(ndt/hn/rs)