Tribratanews.polri.go.id - Sultra. Polda Sultra bersama Pemerintah Provinsi Sultra, dalam upaya strategis meningkatkan perlindungan tenaga kerja di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), resmi menandatangani kesepakatan kolaborasi, Jumat (28/11/25).
Sinergi ini ditujukan untuk memperkuat tata kelola perlindungan tenaga kerja melalui integrasi data dan penegakan hukum yang lebih komprehensif dengan launching Aplikasi Siga Tenggara.
Turut hadir dalam launching tersebut Wakapolda Sultra, Brigjen. Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum., Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, perwakilan Dinas Ketenagakerjaan, para Pejabat utama Polda Sultra dan perwakilan Perusahaan.
Brigjen. Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, dalam sambutannya mewakili Kapolda Sultra, menyampaikan, launching aplikasi Siga Tenggara merupakan langkah yang sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya perlindungan tenaga kerja, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pelayanan publik sebagai pendorong kemajuan bangsa.
“Saya memandang upaya ini sebagai langkah strategis yang bukan hanya memperkuat sinergi kelembagaan, tetapi juga sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan yang optimal kepada tenaga kerja di daerah ini,” ujar Wakapolda Sultra.
Perkembangan lingkungan strategis dan dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk pesatnya investasi dan mobilitas tenaga kerja lintas daerah maupun negara, menuntut kesiapan Polri. Penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan berbasis data menjadi kunci dalam pengawasan dan deteksi dini terhadap potensi permasalahan ketenagakerjaan.
Melalui kesepakatan ini, komitmen dipertegas untuk mengintegrasikan data lintas instansi agar informasi ketenagakerjaan dikelola secara akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kolaborasi berbasis data ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas perlindungan tenaga kerja melalui pengawasan dan intervensi yang lebih cepat dan tepat.
Pada kesempatan yang sama, Polda Sultra juga secara resmi meluncurkan aplikasi inovatif bernama “SIGA Tenggara” atau Sistem Informasi Garda Ketenagakerjaan. Aplikasi ini dirancang sebagai saluran resmi pengaduan dan pemantauan persoalan ketenagakerjaan di wilayah Sultra.
“Saya meyakini bahwa integrasi data dan kolaborasi ini akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan penanganan isu ketenagakerjaan di Sulawesi Tenggara,” jelas Wakapolda Sultra.
Dengan SIGA Tenggara, masyarakat dan pekerja kini dapat menyampaikan laporan atau aduan secara real time, memantau perkembangan penanganan secara transparan, mengakses berbagai data dan informasi ketenagakerjaan, serta memberikan masukan untuk peningkatan kualitas layanan.
Inovasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adil dan terlindungi di Sulawesi Tenggara.
(fa/hn/rs)