Tribratanews.polri.go.id – Timika. IDI (Ikatan Dokter Indonesia), menyebut bahwa Kabupaten Mimika, Papua Tengah perlu menambah dokter sub spesialis untuk optimalisasi pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat di daerah ini.
"Di Kabupaten Mimika perlu ada dokter sub spesialis konsultan bedah digestif, vaskular, dan toraks, sehingga penanganan masalah kesehatan bisa maksimal," ujar, Ketua IDI Mimika, dr.Leonard Pardede, Sp. OG(K)., dilansi dari laman Antaranews, Jumat (4/4/25).
Dalam kesempatannya, ia menyebutkan saat ini dokter spesialis di Kabupaten Mimika sebanyak 46 orang yang tersebar di RSUD Mimika, Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Caritas Timika, RS Kasih Herlina Timika, dan RS Tembagapura.
"Jika semua macam dokter spesialis ada di Mimika maka tidak perlu masyarakat ke luar daerah untuk mendapatkan perawatan," ujarnya.
Sementara untuk jumlah dokter secara keseluruhan di Kabupaten Mimika yang terdaftar di IDI setempat sebanyak 301 orang, dengan dokter umum sebanyak 255 orang.
"Sehingga kami berharap semua dokter ini bisa menempati semua puskesmas yang ada di Mimika begitu juga di layanan kesehatan yang berada di daerah pedalaman," jelasnya.
Pihaknya juga berharap ke depan tenaga kesehatan yang bertugas di daerah pedalaman dapat dijamin keamanannya oleh aparat keamanan dan pemerintah daerah setempat sehingga pelayanan bagi masyarakat berjalan dengan baik.
"Kami tidak ingin ada lagi tenaga kesehatan yang menjadi korban tindak kekerasan di Papua khususnya di Mimika," ujarnya.
(fa/hn/nm)