Tribratanews.polri.go.id - Pangkal Pinang, 25 November 2025 - Densus 88 AT Polri melalui Direktorat Pencegahan mengadakan Kuliah Umum dan Dialog Interaktif di Universitas Bangka Belitung (UBB) dengan tema "Peran Kampus sebagai Ruang Pencegahan Intoleransi, Radikalisme, Ekstrimisme dan Terorisme (IRET)".
Kegiatan ini diikuti oleh 310 peserta, terdiri dari 283 orang Mahasiswa UBB dan 27 orang Dosen UBB. Narasumber Dr. Rida Hesti Ratnasari, M.Si., CGRP, menjelaskan bahwa radikalisme dapat berkembang secara transnasional melalui jaringan digital dan menjangkau anak-anak yang rentan.
"Pergerakan HTI yang bersifat tertutup dan rahasia menjadi salah satu elemen bahaya utama. Upaya mereka tidak hanya menyasar dewasa, namun juga anak-anak serta remaja melalui proses radikalisasi dini," ujarnya.
Direktur Pencegahan melalui Kasubdit Kontra Radikal AKBP Joko Dwi Harsono, S.I.K., M.Hum, menambahkan bahwa anak-anak dan remaja berada pada fase pencarian jati diri sehingga lebih rentan terpengaruh.
"Direktorat Pencegahan Densus 88 AT terus melakukan pemantauan, pembinaan, serta imbauan kewaspadaan kepada masyarakat agar bersama-sama mencegah radikalisasi dini pada anak," katanya.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang bahaya radikalisme dan memperkuat peran kampus sebagai benteng pencegahan.
(ta/hn/rs)