Dukung Asta Cita, Polda Kaltim Berhasil Tingkatkan Produksi Jagung dan Salurkan Jutaan Kilo Beras Murah

30 December 2025 - 14:00 WIB
RRI

Tribratanews.polri.go.id - Balikpapan. Kapolda Kaltim, Irjen. Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., memaparkan capaian kinerja Polda Kaltim sepanjang tahun 2025 dalam rilis akhir tahun yang digelar pada Selasa (30/12/25).

Kegiatan tersebut dihadiri pejabat utama Polda Kaltim, mitra strategis, serta perwakilan media massa.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Kaltim, menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis Polda Kaltim dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh rekan media atas peran aktifnya dalam mendukung kinerja Polda Kaltim sepanjang tahun ini,” ujar Kapolda Kaltim, dilansir dari laman RRI.

Polda Kaltim menutup tahun 2025 dengan total personel sebanyak 10.938 orang, terdiri atas 10.735 anggota Polri dan 203 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri. Rekrutmen personel dilakukan dengan mengedepankan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).

Sepanjang 2025, personel Polda Kaltim juga menorehkan prestasi di bidang olahraga dengan meraih total 41 medali, terdiri atas 17 emas, 4 perak, dan 12 perunggu dari berbagai cabang olahraga, seperti judo, karate, taekwondo, tinju, basket, tenis, dan sepeda, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Jumlah pelanggaran yang dilakukan personel Polda Kaltim pada 2025 mengalami penurunan dibandingkan 2024, dari 203 menjadi 202 pelanggaran. Rinciannya, pelanggaran Komisi Kode Etik Polri (KKEP) turun sebanyak 7 kasus, pelanggaran disiplin naik 6 kasus, dan pelanggaran pidana menurun 15 kasus.

Dalam bidang Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas), kasus kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Timur tercatat mengalami peningkatan. Pada 2025, jumlah korban kecelakaan lalu lintas meningkat menjadi 1.262 kasus dibandingkan 295 kasus pada tahun sebelumnya. Sementara itu, kejadian gawat darurat lalu lintas (Gar Lantas) mengalami penurunan sebesar 7 persen, dari 8.361 kasus menjadi 5.335 kasus.

Dalam keterangannya, Irjen. Pol. Endar Priantoro, juga menjelaskan bahwa penanganan kasus narkotika selama 2025 mengalami penurunan dari 1.771 kasus menjadi 1.611 kasus atau turun sekitar 15 persen. Selain itu, Polda Kaltim menangani 5 kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan 6 tersangka dan estimasi nilai aset mencapai Rp11,35 miliar.

Penanganan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menunjukkan peningkatan pada beberapa kategori. Kasus kejahatan naik 256 kasus atau 3,5 persen, pelanggaran meningkat 24 kasus atau 22 persen, gangguan naik 95 kasus atau 40 persen, sementara kasus bencana menurun 4 kasus atau 9,5 persen. Secara keseluruhan, total kasus meningkat 368 kasus (4,8 persen), sedangkan penyelesaian kasus menurun 125 kasus atau 2,4 persen.

Penyelesaian kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) di wilayah Kaltim pada 2025 meningkat satu kasus dibandingkan 2024, dari 29 menjadi 30 kasus. Dari jumlah tersebut, 26 kasus berhasil diselesaikan dengan total penyelamatan keuangan negara sebesar Rp9,6 miliar.

“Dari pengungkapan ini, Polda Kaltim mendapat apresiasi dari Koordinator Relawan Anti Korupsi (KORLAS Tipikor),” jelasnya.

Dalam penegakan hukum lainnya, kasus illegal mining pada 2025 tercatat sebanyak 15 kasus dan seluruhnya berhasil diselesaikan atau 100 persen. Sementara kasus tindak pidana judi daring pada 2025 mencatat 10 laporan dengan 11 tersangka, serta pemblokiran sebanyak 8.249 situs judi online.

Beberapa kasus menonjol yang berhasil diungkap Polda Kaltim sepanjang 2025 antara lain:
1. Pengungkapan kasus pembunuhan berencana di Balikpapan dengan 10 tersangka dan barang bukti senjata api serta amunisi.
2. Pengungkapan 3 tersangka asal Malaysia dengan barang bukti 33 kilogram narkotika jenis sabu.
3. Pengungkapan kasus grooming dan sextortion daring dengan korban warga negara Swedia.
4. Pengungkapan dugaan penyelewengan pengadaan mesin rice processing unit senilai Rp10,8 miliar.
5. Pengungkapan kasus konten media sosial bermuatan perjudian pada Agustus 2025.
Dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Polda Kaltim turut berkontribusi pada ketahanan pangan dengan produksi jagung pipilan kering tahun 2025 mencapai 7.524,16 ton atau meningkat 248,49 persen dibandingkan 2024.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga digalakkan dengan 104 sekolah penerima manfaat, menjangkau 40.213 siswa, serta didukung oleh 12 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Selain itu, Gerakan Pangan Murah (GPM) telah menyalurkan beras murah sebanyak 2.058.874 kilogram di wilayah Kalimantan Timur.

Menutup rilis akhir tahun, Kapolda Kaltim, berharap dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan terus mengalir demi peningkatan kinerja dan kepercayaan publik terhadap Polda Kaltim.

(fa/hn/rs)

Share this post

Sign in to leave a comment