Curhat Sulit Air di Pos Ronda, Besoknya Polisi Datang Bawa Tangki ke Warga

4 October 2026 - 15:30 WIB
sumber:inilahtasik

Tribratanews.polri.go.id – Tasikmalaya. Keluhan warga Kampung Warung Cikopi, Desa Salebu, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, soal sulitnya mendapatkan air bersih ternyata tak berhenti di pos ronda.

Sehari setelah warga menyampaikan keluhan tersebut dalam agenda Ngariung Kamtibmas, polisi datang membawa solusi. Sebuah truk tangki air bersih didatangkan ke permukiman warga pada Sabtu (03/10/2026) untuk membantu memenuhi kebutuhan air yang mulai sulit diperoleh.

Sejak siang, warga mulai berdatangan membawa jeriken, ember hingga galon. Wadah-wadah kosong berjajar menunggu giliran diisi air bersih.

Personel Satreskrim, Satlantas dan Satsamapta Polres Tasikmalaya turut turun tangan. Selang dari tangki diarahkan ke wadah milik warga yang sudah menunggu, termasuk membantu warga lanjut usia membawa dan mengisi tempat penampungan air.

Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari dialog polisi bersama warga dalam kegiatan Ngariung Kamtibmas di Pos Kamling Kampung Warung Cikopi pada Jumat (02/10/2026) malam.

Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi. Salah satu keluhan yang paling mendesak adalah sulitnya memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Heru Samsul Bahri mengatakan, keluhan warga langsung ditindaklanjuti setelah kepolisian mendengar kondisi tersebut secara langsung.

“Malam tadi pak Kapolres bersama jajaran menyambangi warga untuk menjaga kamtibmas dengan terjun langsung. Kami ngobrol dan mendengar keluhan masyarakat. Hasilnya, warga mengeluhkan kekurangan air,” kata Heru.

“Atas perintah Pak Kapolres, kami langsung salurkan air bersih,” sambungnya.

Bagi warga, kedatangan tangki air menjadi kabar baik di tengah menurunnya pasokan air di lingkungan mereka. Air yang didapat kemudian digunakan untuk kebutuhan penting seperti memasak dan minum.

Siti (55), salah seorang warga Kampung Warung Cikopi, mengaku sangat terbantu dengan bantuan tersebut.

“Sangat terbantu sekali dengan pasokan distribusi air bersih ini. Untuk kebutuhan masak dan minum sehari-hari belakangan ini memang cukup sulit,” ujar Siti.

Siti pun membawa wadah sendiri untuk menampung air yang akan digunakan memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi melalui Kasubsi Penmas Polres Tasikmalaya Aipda Triana Anggasari mengatakan, distribusi air tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Kami berharap bantuan air bersih yang disalurkan dapat bermanfaat dan sedikit membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Triana.

Menurutnya, bantuan diprioritaskan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat menurunnya ketersediaan sumber air di lingkungan permukiman.

Penyaluran dilakukan oleh personel dari sejumlah satuan. Polisi tidak hanya membantu mengatur antrean, tetapi juga ikut mengangkat dan mengisi wadah air milik warga, khususnya mereka yang sudah lanjut usia.

Heru menegaskan, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa komunikasi antara polisi dan masyarakat tidak sekadar kegiatan seremonial. Keluhan warga yang disampaikan dalam pertemuan dapat menjadi dasar bagi kepolisian untuk mengambil langkah nyata sesuai kondisi di lapangan.

“Jadi bukan hanya datang, ngobrol, kemudian selesai. Ketika ada keluhan yang memang bisa kami bantu, kami berusaha merespons secepat mungkin,” ujar Heru.
Dari pos ronda, keluhan warga terdengar. Sehari kemudian, polisi kembali datang dengan membawa tangki air bersih.

Respons cepat tersebut menjadi bentuk pendekatan Polres Tasikmalaya dalam membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memastikan persoalan kebutuhan dasar warga mendapat perhatian.

Bagi warga Kampung Warung Cikopi, air yang mengalir dari tangki hari itu bukan sekadar bantuan. Di tengah sulitnya mendapatkan air bersih, kedatangan polisi menjadi bukti bahwa keluhan yang mereka sampaikan didengar dan ditindaklanjuti.


(ad/hn/rs)

Share this post

Sign in to leave a comment