Bantu Distribusi Beras Murah, Bulog Manokwari Apresiasi Dukungan Polda Pabar

11 December 2025 - 13:00 WIB
Antaranews

Tribratanews.polri.go.id - Manokwari. Perum Bulog Manokwari, apresiasi langkah Polda Papua Barat mendirikan sejumlah gudang filial yang telah membantu pendistribusian beras murah, yaitu beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).

Kepala Bulog Manokwari, Sheika Irawaty, mengatakan gudang filial merupakan gudang penyimpanan stok beras sementara yang didirikan Polda Papua Barat di lima kabupaten yang belum memiliki gudang Bulog.

“Dari tujuh kabupaten di Papua Barat, gudang Bulog hanya ada di Manokwari dan Fakfak, sedangkan di lima kabupaten lain, yaitu Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Pegunungan Arfak, dan Kaimana sangat terbantu karena Polda Papua Barat mendirikan gudang filial di sana,” ujarnya, dilansir dari laman antaranews, Rabu (10/12/25).

Ia mengatakan Polda Papua Barat juga mengambil peran dalam pendistribusian beras SPHP dari gudang Bulog Manokwari menuju gudang filial.

Keberadaan gudang filial membuat pedagang-pedagang di lima kabupaten tersebut dapat menjual beras SPHP dengan harga yang terjangkau kepada masyarakat.

Harga beras SPHP yang keluar dari gudang filial juga tetap sama dengan harga dari gudang Bulog Manokwari, yakni Rp11.600 per kilogram atau setara Rp58 ribu per kemasan 5 kg.

Dengan dukungan gudang filial, Bulog Manokwari kini memiliki tujuh mitra penjualan SPHP di Manokwari Selatan, dan lima mitra di Teluk Wondama.

Saat ini, Bulog Manokwari memiliki 66 mitra penjualan SPHP yang sebagian besar berada di Kabupaten Manokwari yaitu 54 mitra.

Oleh karena itu, ia menegaskan pedagang tidak boleh menjual beras SPHP di atas harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu Rp67.500 untuk kemasan 5 kg.

“Distribusi sudah dibantu pemerintah, sehingga harga jual di lima kabupaten juga harus sesuai ketentuan,” jelasnya.

Masyarakat di Kabupaten Pegunungan Arfak dan Teluk Bintuni saat ini juga sudah bisa membeli beras SPHP melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar TNI-Polri.

Harga beras SPHP yang dijual melalui GPM di dua kabupaten juga terjangkau, yaitu Rp60 ribu per 5 kg sehingga membantu masyarakat mendapatkan beras murah.

Selanjutnya ia berharap, kerja sama antara Bulog dan Polda Papua Barat terus berlanjut guna memperluas jangkauan stabilisasi harga pangan di seluruh Papua Barat.

(fa/hn/rs)

Share this post

Sign in to leave a comment