Atasi Kejahatan Jalanan, Polda Metro Jaya Sosialisasikan Aplikasi Ada Polisi

15 November 2022 - 18:43 WIB
Foto : (elshinta.com)

Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Binmas Polda Metro Jaya melakukan sosialisasi terkait aplikasi besutan mereka bernama Ada Polisi. Aplikasi itu berisi data-data yang dibutuhkan masyarakat.

Sosialisasi aplikasi Ada Polisi digelar di Mapolda Metro Jaya pada Senin (14/11/22) dengan dihadiri para perwakilan babinkamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Dirbinmas Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Badya Wijaya, S.I.K., S.H., M.Si., menyebut aplikasi Ada Polisi ini dibuat menindaklanjuti arahan Kapolda Metro Jaya, Irjen. Pol. Dr. Drs. H. M. Fadil Imran, M.Si.

"Menindaklanjuti arahan Bapak Kapolda bahwa pendekatan pemolisian di era modern ini harus diubah orientasinya menjadi pencegahan," ujar Dirbinmas dikutip dari Beritasatu, Senin (14/11/22).

Baca Juga : Tilang Manual Bisa Dilakukan Jika Berpotensi Timbulkan Kecelakaan

Dirbinmas menyebut aplikasi ini berisi pengetahuan terkait data, statistik, karakteristik termasuk sebab-sebab terjadinya tindakan kejahatan. Hal ini juga sebagai bahan evaluasi untuk mencegah terjadinya kejahatan.

"Identifikasi dan pengetahuan tentang statistik, karakteristik, dan sebab-sebab terjadinya kejahatan yang tergambar dalam aplikasi Ada Polisi ini tidak saja diperlukan oleh Polri dalam penanggulangan kejahatan namun juga penting untuk diketahui oleh stakeholder terkait bahwa ada persoalan sosial yang harus ditangani dan diselesaikan secara bersama-sama dan tidak semata-mata persoalan hukum dan kamtibmas saja," jelasnya.

Koorspripim Polda Metro Jaya, AKBP Iverson Monossoh, menyebut jika saat ini Polda Metro Jaya terus berinovasi melakukan perubahan melalui terobosa-terobosan di era modern.

"Salah satu Inovasi adalah melakukan riset dan menganalisis statistik dan karakteristik kejahatan saat ini termasuk akar masalah yang menjadi sebab musabab terjadinya kejahatan jalanan," ujar Koorspripim Polda Metro Jaya.

"Sambang, dialog, mendengar apa yang menjadi keluhan masyarakat kemudian kita datakan sebagaimana praktik pemolisian dalam sistem ini adalah salah satu bentuk pendekatan yang humanis agar kita memiliki pengetahuan yang cukup tentang akar permasalahan yang terjadi dan mencari solusinya," paparnya.

(sy/hn/um)

Share this post

Sign in to leave a comment