Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Polri mengerahkan 938 personel gabungan untuk mengawal aksi unjuk rasa buruh di Jakarta Pusat, Jumat (30/1/26). Terdapat dua titik konsentrasi massa demo.
Aksi pertama digelar oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia di Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat. Kemudian, mereka juga melanjutkan penyampaian aspirasi ke Kantor Pusat Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E. P. Hutagalung mengatakan, pengamanan gabungan meliputi anggota Polda, Polres, hingga Polsek jajaran dalam rangka pengamanan unjuk rasa.
"Pelayanan unjuk rasa wilayah Jakarta Pusat sebanyak 938 personel gabungan," jelasnya.
Ia menegaskan, pengamanan akan dilakukan dengan pendekatan humanis. Selain itu, para personel tidak dibekali senjata api (senpi) dalam pengamanan.
“Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasinya,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan Kapolres, peserta aksi diharapkan agar menyampaikan tuntutan secara tertib. Orasi diharapkan tidak memicu provokasi, apalagi berujung tindakan anarkis.
“Sampaikan pendapat dengan damai, tidak anarkis, tidak membakar ban bekas, tidak merusak fasilitas umum, serta tidak melawan petugas. Hormati masyarakat lain yang sedang beraktivitas,” ungkapnya.
(ay/hn/rs)