Tribratanews.polri.go.id - Bali. Dalam mengantisipasi lonjakan wisatawan selama libur panjang Idulfitri 1446 Hijriah. Polda Bali mulai memperketat pengamanan di berbagai objek wisata yang diprediksi akan ramai dikunjungi.
Personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Agung 2025 disiagakan untuk menjaga kelancaran dan keamanan di lokasi-lokasi wisata favorit.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes. Pol. Ariasandy, S.I.K., mengatakan pihaknya telah memetakan potensi kerawanan serta menyiapkan langkah-langkah antisipasi guna memastikan keamanan dan ketertiban selama libur Lebaran.
“Terkait libur panjang, ada sejumlah objek wisata yang menjadi fokus pengamanan karena diperkirakan akan dipadati wisatawan. Beberapa di antaranya adalah Kebun Raya Bedugul, Kuta, Garuda Wisnu Kencana (GWK), Sanur, Tanah Lot, Uluwatu, Kintamani, Canggu, serta destinasi lainnya,” ujarnya, dilansir dari laman nusabali, Selasa (1/4/25).
Selain pengaturan arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan, Polda Bali juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama berwisata.
“Pengamanan ini adalah langkah preventif untuk memastikan wisatawan merasa nyaman dan aman. Kami memperkirakan lonjakan kunjungan akan terjadi selama masa libur Lebaran,” jelasnya.
Dalam kesempatannya ia menegaskan bahwa pengamanan melibatkan berbagai instansi terkait guna menciptakan sinergi dalam menjaga kondusivitas kawasan wisata.
“Upaya ini dilakukan secara lintas sektor. Selain itu, kami juga mengimbau pengelola wisata untuk menekankan kepada pengunjung agar mematuhi peraturan yang berlaku di lokasi wisata,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga melakukan sosialisasi kepada wisatawan dan pengelola terkait aspek keselamatan. Petugas memberikan imbauan mengenai larangan memasuki zona berbahaya, kepatuhan terhadap aturan wisata, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami mengimbau wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, agar selalu berhati-hati dan menjaga keamanan diri sendiri. Di tempat yang ramai, ada potensi tindak kriminal yang dapat merugikan semua pihak,” jelasnya.
Dengan pengamanan yang lebih ketat ini, diharapkan libur Lebaran di Bali tetap kondusif dan wisatawan dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman.
(fa/hn/nm)