Polisi Beri Pengamanan di Area Pemukiman TPA Jatiwaringin Usai Ditinggal Warga Korban Terdampak Kebakaran

8 July 2026 - 15:13 WIB
Antara

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Polda Banten memberikan pengamanan terhadap area permukiman sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, yang ditinggalkan penghuninya mengungsi akibat terdampak asap kebakaran.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, saat ini pihaknya telah menerjunkan petugas keamanan dari jajaran Polresta Tangerang untuk memberikan pengawasan terhadap tempat tinggal warga pengungsi.

"Saat ini ada 192 orang yang mengungsi. Semua baik tempat tidur pengungsian sudah disiapkan," ucap Kapolda, Rabu (8/7/2026). Ia menyebut, untuk mengantisipasi gangguan keamanan selama rumah-rumah warga ditinggalkan, jajaran kepolisian mengintensifkan patroli di kawasan permukiman.

"Pengawasan dilakukan terutama pada malam hari, ketika sebagian besar warga memilih mengungsi karena asap kebakaran semakin pekat akibat arah embusan angin," tegas Kapolda.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Indra Waspada menambahkan, patroli dilakukan secara rayon dengan melibatkan personel gabungan dari sejumlah Polsek.

"Jadi selain melakukan tugas di area kebakaran, petugas Polri juga melaksanakan tugas yang berada di pos pengungsian, termasuk juga melaksanakan giat patroli rumah-rumah yang ditinggalkan tadi," ungkap Kapolresta.

Selain itu, polisi juga mendirikan tujuh titik penyekatan di sekitar TPA Jatiwaringin guna membatasi akses masyarakat ke lokasi kebakaran.

"Hanya petugas yang terlibat dalam operasi pemadaman, seperti personel pemadam kebakaran, Manggala Agni, BNPB, TNI, Polri, tenaga medis, dan instansi terkait yang diperbolehkan melintas," terangnya.

Kapolresta menambahkan, pihaknya turut mengerahkan sekitar 25 personel Sat Samapta setiap hari untuk melakukan penyisiran di area kebakaran.

"Kami juga akan menyiapkan sebanyak kurang lebih 25 personel dari jajaran Sat Samapta untuk setiap harinya akan melakukan penyisiran menggunakan motor trail yang sudah kita persiapkan," tutur Kapolresta.

Sebelumnya, kebakaran TPA Jatiwaringin terjadi sejak Selasa (30/6) dan hingga kini masih dalam proses penanganan. Operasi pemadaman melibatkan petugas gabungan dengan dukungan alat berat, helikopter water bombing, hingga personel Manggala Agni guna dari Kemenhut.


(ndt/hn/rs)

Share this post

Sign in to leave a comment