Pencarian

Artikel Tersimpan

Anda belum menambahkan artikel apa pun ke bookmark!

Cari Berita
Beranda Hukum Internasional Keamanan Kesehatan Nasional Olahraga PPPA Sosial Budaya Ini Faktanya Profil Visi Misi
BREAKING NEWS
Floating Left 1
Floating Left 2
Floating Right 1
Floating Right 2

Polda Riau Kumpulkan Perusahaan Sawit, Bahas Program Tumpang Sari

Tribratanews.polri.go.id - Riau. Kepolisian Daerah Riau mengajak perusahaan sawit di Bumi Lancang Kuning ikut mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di bidang Ketahanan Pangan. Kegiatan itu dipimpin langsung oleh, Kapolda Riau, Irjen.…

Polda Riau Kumpulkan Perusahaan Sawit, Bahas Program Tumpang Sari

Tribratanews.polri.go.id - Riau. Kepolisian Daerah Riau mengajak perusahaan sawit di Bumi Lancang Kuning ikut mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di bidang Ketahanan Pangan.

Kegiatan itu dipimpin langsung oleh, Kapolda Riau, Irjen. Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh para PJU Polda Riau, para kapolres jajaran Polda Riau, Kadis Perkebunan Prov. Riau, Kadis Pertanian Prov. Riau, Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia Prov. Riau, Sekretaris DPD Pemuda Tani Indonesia Provinsi Riau, dan Ketua Umum DPP APKASINDO.

Dalam kesempatannya ia menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan bentuk sinergitas dan semangat mendukung program ketahanan pangan di Riau lewat program penanaman jagung secara tumpang sari di lahan sawit.

"Secara nasional program penanaman jagung ini ditargetkan mencapai 1,2 juta hektar. Untuk Riau, kita menargetkan seluas 130.000 hektar," jelasnya, dilansir dari laman elaeis, Selasa (4/2/25).

Selanjutnya ia menyebut bahwa guna mencapai target tersebut, ia mengaku tidak dapat dilakukan sendirian. Untuk itu pihaknya menggandeng perusahaan kelapa sawit di Riau untuk berkolaborasi melaksanakan penanaman jagung dengan mekanisme tumpang sari.

"Adapun teknis pencapaian dibagi menjadi 4 tahap. Masing-masing tahap, dilaksanakan penanaman 25% dari target lahan yang ditentukan. Ini penting disiapkan guna memaksimalkan proses produksi terkait penyiapan benih, pupuk, pestisida, dan hilirisasi," tutupnya.

(fa/hn/nm)

Baca Juga

Berita Populer

Komentar (0)