Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Sinkronisasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah Demi Pembangunan

6 May 2024 - 21:30 WIB
Source Foto: Tangkapan layar

Tribratanews.polri.go.id - Jakarta. Presiden Joko Widodo menekankan sinkronisasi antara pusat dan daerah harus dilakukan sebagai kunci dari setiap pembangunan yang dilakukan.

“Kita telah memiliki rencana pembangunan jangka panjang, rencana jangka menengah, dan masuk ke tahunan kita masing-masing telah memiliki rencana kerja pemerintah atau RKP. Tetapi yang belum adalah sinkron atau tidak dengan rencana besar yang kita miliki. Ini yang belum. Maka sinkronisasi itu menjadi kunci,” jelas Presiden Jokowi melalui siaran langsung YouTube Sekretariat Kepresidenan, Senin (6/5/24).

Ia mencontohkan ketika pemerintah pusat membangun bendungan di daerah serta sistem irigasi primer, kenyataannya sistem irigasi sekunder dan tersier untuk mengalirkan air ke sawah, yang semestinya menjadi tanggung jawab daerah, tidak dikerjakan.

Baca Juga: Letusan Hingga 700 Meter, Gunung Semeru Erupsi Lagi Pagi Ini

“Airnya kan nggak sampai ke sawah-sawah yang kita miliki,” ujar Presiden Jokowi.

Pemerintah pusat juga telah membangun pelabuhan. Namun kebutuhan pembangunan jalan daerah menuju ke pelabuhan, sekalipun hanya berjarak satu hingga lima kilometer, tidak dikerjakan oleh daerah.

"Meski pendek cuma sekilo, lima kilo, tidak dijalankan. Ini yang namanya tidak sinkron dan tidak seirama," tegas Presiden Jokowi.

Dia pun mengingatkan agar setiap rencana pembangunan oleh kementerian terkait dibicarakan terlebih dulu dengan daerah, untuk menanyakan kesiapan daerah menindaklanjuti pembangunan lanjutannya.

“Ketuk pintu, kulo nuwun. Kalau nggak sanggup geser ke provinsi lain. Tapi biasanya memang kalau ditanya ke gubernur, bupati, wali kota biasanya bilang sanggup. Waktu (pembangunan) selesai, (mereka bilang) ‘waduh berat pak, APBD kita habis untuk ini, untuk ini'. Padahal sudah sanggup itu di depan,” pinta Presiden Jokowi.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sinkronisasi antara pusat dengan daerah dalam setiap pembangunan yang dilakukan. Presiden Jokowi meminta Rencana Kerja Pemerintah 2025 benar-benar disusun berdasarkan prinsip program yang seirama antara pusat dengan daerah.

(ndt/pr/nm)

Share this post

Sign in to leave a comment